Manusia dan Kompleksitasnya

Manusia dan Kompleksitasnya

  • WpView
    Reads 23,579
  • WpVote
    Votes 2,981
  • WpPart
    Parts 135
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 25, 2022
Manusia itu kompleks. Tidak bisa digeneralisasi bahwa A = 1. Begitupun kamu, tidak bisa dikomparasi dengan kawanmu, atau bahkan dengan orangtuamu sekalipun. Setiap umat Tuhan diberi buku dan pena yang berbeda untuk menulis cerita mereka masing-masing. Tentang kisah hidup yang tidak akan 100% sama. Tidak ada plagiasi dalam cerita hidup manusia. Karena kita terlahir untuk menemukan dan menjadi siapa kita yang sebenarnya, bukan untuk menjadi siapa kita sesuai dengan definisi 'sempurna' di kamus hidup orang lain.
All Rights Reserved
#12
deeptalk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Saat Ini : Tidak Boleh Sempurna
  • 𝗕 𝗟 𝗔 𝗖 𝗞   𝗣 𝗘 𝗔 𝗥 𝗟 ✔ Ⓒ︎Ⓞ︎Ⓜ︎Ⓟ︎Ⓛ︎Ⓔ︎Ⓣ︎Ⓔ︎
  • ON REMEMBERING
  • 𝐖𝐞 𝐀𝐫𝐞 ? || 𝐊𝐢𝐧𝐧𝐏𝐨𝐫𝐬𝐜𝐡𝐞 [𝐞𝐧𝐝]
  • Hopeless
  • Stop!! Mempermalukan ku
  • I'm Sorry (Milejeff) END
  • ALEYA~~
  • Scars To Your Beautiful {END}
  • Just about my feeling 💜

Demi sebuah pengakuan, kita rela menjadi sempurna. Padahal, sempurna bukanlah hak yang mampu manusia pegang. Apa pun yang kita lakukan, yang berhasil hanya menjauhkan kita dari sempurna, yang gagal hanya menghapus jejak kesempurnaan. Tanpa peduli pada orang-orang yang mencintainya, kita hanya melihat penderitaan kita sendiri yang lebih besar daripada siapa pun. Untuk menjadi sempurna, kita rela mendengar dan menghargai suara hati mereka yang berada di sekeliling kita. Melelahkan. Kita tak perlu memaksakan diri untuk terus berlari dengan dua kaki yang lelah. Kita tak perlu membandingkan diri dengan orang lain, kita tak perlu menjadi persis seperti mereka, kita tak perlu mengejar kecepatan mereka, kita tak perlu menahan sesak di dada ketika melihat mereka. Kita manusia, yang memiliki takdir berbeda. Itu semua wajar, jangan merasa sendirian. Walau kita telah berlari sejauh apapun, tempat pulang tidak akan berpindah, tempat pulang selalu menanti. Ketahuilah bahwa Kesempurnaan akan membunuh manusia itu sendiri, karena itulah manusia tidak boleh sempurna. Lakukan semampunya dan terimalah apa yang telah Tuhan anugerah-kan pada kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines