We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TUKIK (On Going)

TUKIK (On Going)

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing1h 4m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kita hidup pada jaman di mana pacaran adalah hal yang benar-benar dipermasalahkan. Ejekan dan cibiran adalah makananmu jika kau tidak memiliki pasangan. Lalu bagaimanakah Dira, seorang siswi SMA yang sangat membenci pacaran dan trauma akan lelaki bisa bertahan di kerasnya masa SMA? "Sebuah cerita yang ringan dan mudah dicerna. Cocok untuk menemani waktu senggang kalian." ._. Simak terus kisahnya dan jangan lupa vote juga beri komentar. TERBIT setiap hari Senin dan Kamis pukul 21.00 WIB. ._. TUKIK By : Sabda Sanagara Cover by : Erika Oktaviani
All Rights Reserved
#11
kocak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR DUA RAHSIA [OG]
  • Death Angel
  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • The Journey of Love and Friendship
  • Tacenda: Kita Kembar? | Sudah Dibukukan
  • Gemintang
  • Sunda Manda [COMPLETED]
  • When The Stars Align

Pertemuan tanpa sengaja di sebuah kafe semasa zaman belajar pernah membuat Cahaya Hani malu besar. Duit yang hilang di kaunter hampir memerangkapnya, namun diselamatkan seorang lelaki asing bernama Hilman. Waktu itu, Hani langsung tidak mengenali siapa dia, sekadar mengingati jasa kecil yang disimpan diam-diam dalam hati. Bertahun berlalu, takdir menemukan mereka semula bukan di kota besar, tetapi di rumah seorang sahabat. Hilman hadir sebagai kawan baik Syafiq, tanpa Hani tahu lelaki itu sebenarnya masih mengingati wajah gadis yang pernah ditemuinya di kafe dulu. Mohd Hilman bin Mohd Anuar, anak orang ternama, tegas dan sukar didekati, seorang lelaki yang punya dunia tersendiri. Namun, hanya di hadapan Hani dia tiba-tiba menjadi manis dan lembut. Kejadian kecil dahulu rupanya meninggalkan kesan besar buat Hilman, sehingga membuat dia nekad untuk mendekati Hani dengan caranya sendiri. Dalam kejaran dan rahsia yang tersimpan, mereka berdua belajar bahawa takdir tidak pernah datang tanpa sebab. Pertemuan kecil mampu membuka jalan kepada kisah besar kisah antara dua jiwa yang sama-sama terluka, sama-sama menyembunyikan rahsia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines