SUGESTI

SUGESTI

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Masuk!!!!!" hardik seorang laki" berbadan kekar, sambil mendorong anak-anak seusia 10 tahunan kedalam satu ruangan besar, teramat besar. Dengan penuh sesak ruangan tersebut terisi dibarengi tangisan-tangisan ketakutan anak-anak tersebut. Kemudian datang seorang laki-laki dengan pakaian jas serba hitam yang bsa di tebak dia pemimpin mrk, dan berkata dengan lantang "Diam semua sekarang ini rumah kalian, patuhi aku, dan kalian akan tetap hidup jika kalian menuruti peraturanku. Jangan coba melarikan diri, tempat ini sungguh tak bisa kalian tinggalkan". Dari sekian panjang kalimat yang laki-laki itu ucapkan yang terus diingat anak-anak itu adalah "Patuhiatau Mati". Sejak saat itulah perjalanan 5 sahabat dimulai. Cerita kehidupan segerombol remaja yang beranjak dewasa didalam sebuah "Gedung terkutuk" penuh derita. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Apakah mereka akan dihampiri bahagia? Bagaimana awal mula mereka bisa masuk kedalam neraka tersebut? Jangan lupa tinggalkan jejak! Follow, vote dan komen
All Rights Reserved
#162
survive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • I'm okay (END)
  • Eliinaa
  • Let Me Love You Longer
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • School Gay Ngsters Season 2
  • Become an Extra or Main Character [END]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines