Aura dan Lingkaran Setan

Aura dan Lingkaran Setan

  • WpView
    Reads 6,180
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
⛔ 18+ ⚠️ Trigger Warning: Cerita ini mengandung konten sensitif yang dapat memicu respons emosional, seperti kehilangan orang tua, penggunaan alkohol dan kondisi hangover, perundungan, kata-kata kasar, pelecehan serta kekerasan seksual, kehamilan di luar pernikahan, self-harm, depresi berat, hingga pikiran untuk mengakhiri hidup. Beberapa adegan ditulis secara emosional dan cukup eksplisit secara psikologis. Jika kamu sedang berada dalam kondisi rentan atau memiliki pengalaman yang berkaitan, disarankan untuk membaca dengan kesiapan mental atau bersama pendamping yang kamu percaya. Jaga dirimu baik-baik, ya.💛 Note: Cerita ini secara keseluruhan ditulis dalam sudut pandang orang pertama. Namun, beberapa bab ditulis dalam sudut pandang orang ketiga untuk penggambaran yang lebih luas. --------------------------------------------------------- Lingkaran setan itu nyata! Aura, gadis cantik yang lahir dari hubungan suami-istri tanpa ikatan pernikahan resmi, harus menelan pahitnya kenyataan: masa lalu kelam ibu kandungnya kini menghantuinya juga. Fakta bahwa dirinya bukan darah daging wanita yang selama ini membesarkannya dengan penuh kasih sudah cukup menghancurkan hatinya. Ditambah lagi saat bunda angkatnya terbaring lama di rumah sakit hingga akhirnya menutup mata untuk selamanya, di situlah hidup Aura seolah ikut berhenti. Ia merasa kehilangan kompas. Kepergian sang bunda menjadi titik runtuh segalanya. Kuliahnya berantakan, pergaulannya semakin liar, hubungannya dengan keluarga mulai renggang. Dalam kabut luka yang tak pernah benar-benar sembuh, Aura terjerumus ke lingkaran pergaulan bebas yang membuat sejarah tragis ibunya kembali terulang pada dirinya. Aura hamil. Tanpa cinta. Tanpa restu. Tanpa masa depan yang pasti. "Kata orang, akan ada pelangi setelah hujan. Tapi hujanku malah turun tengah malam." Nb: sampul cerita ini menggunakan foto Zhao Lusi & Zhang Linghe dari Pinterest, kemudian diubah dalam bentuk vektor. - 2 Februari 2023
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rora~Laska.
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Puing luka
  • ARION [END]
  • Kesya ✔
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • Dancing In The Wound
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)

"BAJINGAN, MAMA KAMU NGEJALANG, KAMU JUGA NGEJALANG. MALU MALUIN KAMU BAJINGAN!!!" Sentak Andre. Andre menyeret Aurora, dengan jambakan rambut yang kuat. "AYAHHHH, SAKITTTT AYAHHHHH....ARGAHHHHH" Teriak Aurora saat kepalanya di dorong ke dinding rumah beton itu. "Rasain kamu bajingan, Aku nyesal membesarkan anak sepertimu!" Sentak Andre. "AYAHHHH, SAKITT AYAHHH" "AAAAAAK... BUNDAAAAA!!!!!!!" Teriak Aurora suaranya terdengar di penjuru ruangan itu, suara melengking dan suara terdengar memilukan dan sakit. "Ayah malu, Aurora. Ayah malu!!! Punya anak seperti kamu!!! Nanti kalo Foto itu tersebar, aku akan membunuhmu!!" Sentak Andre menusuk pipi Aurora mengunakan tongkat besi kecil. Andre melepaskan ikat pinggangnya. Dan membalikkan Tubuh Aurora mengahadap dinding. Plakk Cetter Cetter "AYAH... SAKITTT AYAHHH... BUNDAAAA!!!! TOLONGGG, AMPUNNN!!!" Teriakan histeris Aurora semakin menjadi, Aurora menjambak rambutnya sambil punggungnya di pukul sangat kuat. AYO BACA SELANJUTNYA JANGAN LUPA VOTE. PLAGIAT HIDUP SIAL. PLAGIAT ITU DOSA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines