Dua Garis Biru Series 2

Dua Garis Biru Series 2

  • WpView
    Reads 30,595
  • WpVote
    Votes 1,071
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 17, 2024
Disclaimer: ini hanya cerita fiksi dan gambaran lanjutan dari film "Dua garis biru" versi 'aku'. Hanya bermaksud untuk menghibur, be smart, please. Enjoy this story. Kisah Dara dan Bima yang masih berlanjut, namun berpengaruh besar terhadap anak mereka, Adam. Bertumbuh kembang menjadi anak yang baik dan pintar tanpa sosok ibu disampingnya sedari kecil. Bima berhasil mendidik anaknya. Tetapi dibalik itu semua, Adam sering sekali mendapatkan ejekan dan caci-maki akibat perbuatan kedua orang tuanya dahulu. Itu semua tidak membuat Adam merasa benci kepada kedua orang tuanya. Ia malah selalu merindukan sang Ibu. Dara Yurika. Adam hanya ingin bertemu ibunya untuk yang pertama kali setelah sekian lama Dara meninggalkannya. "Apakah aku akan bisa bertemu dengan mama? Pernahkah kamu merindukanku, Ma?" -Angga Yunanda -Adhisty Zara ֹֹֹ    "Adam bukti cinta kita" #10 dari hastag Khayalan 17/03/21 #1 dari hastag Nobully 16/10/22 #2 dari hastag Angga yunanda 19/03/22 #1 dari hastag Zarajkt48 25/10/22 #1 dari hastag Zaraadhisty 25/10/22
All Rights Reserved
#106
anggayunanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Bayi Dosenku 2
  • SARAH STORY
  • Mama! [✔️]
  • Ombak Bintang || TXT [REVISI]
  • Dyara Dan Kisahnya [End]
  • Darbuka Cinta
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Give Me Your HUG(END)✅

"Karena hanya dengan berdoa, aku merayu Allah dalam usaha menjemput cinta mu" Masa lalu yang pernah di alami oleh Zahira Nafisha Haura membuatnya membenci semua laki-laki. Ayah yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi semua anak perempuan nyata nya tidak untuk Haura. Ia sangat membenci Ayahnya karena perlakuan buruk Ayahnya kepada Ibu Haura. Sejak kecil Haura sering melihat penderitaan yang Ayahnya berikan kepada Haura dan Ibunya. Dan karena perlakuan buruk itu tak hanya mental Haura yang terganggu tapi masa depan dan alasan Haura untuk bahagia telah hilang. Ibunya meninggal karena Ayahnya. Dan Ayahnya juga tak perduli pada ia dan Ibunya yang sudah tiada. Bukankah Ibu Haura adalah istri nya? kenapa dia setega itu! Bahkan setelah Ibunya meninggal pun Haura semakin membenci Ayahnya dan ia tak mau bertemu lagi dengan pria yang paling ia benci itu. Semenjak Ibunya meninggal, Ayahnya pun hilang bak di telan bumi. Tak peduli dengan Haura dan masa depannya. Hingga suatu saat seorang pria datang dengan beraninya memperlihatkan tawa indah yang telah lama hilang di pipi Haura. Pria yang membuat Haura kembali merasakan cinta, tapi apakah rasa itu bertahan lama? Ikhtiar menjemput cinta Hanya dengan berdoa, Aku yakin Allah akan mempersatukanku dengan tulang rusuk ku. Kamu bidadari syurga yang Allah tetapkan menemani ku di setiap waktu ku. Kamu yang aku usahakan untuk selalu tersenyum. Tak perlu ada balasan cinta, karena cintaku saja sudah cukup untuk kita berdua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines