entah kenapa, setiap berpapasan dengan dia, rasanya selalu ingin memulai perdebatan.
tampan, tinggi, wajahnya cool, tapi bisa imut. awalnya aku tak mengakui itu.
"aku ingin berhenti berdebat, jadi kumohon berhenti."
"kita berdua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing."
"tapi aku tak ingin berhenti. responmu menyenangkan saat berdebat denganku."
senyum manis seperti anak anjing yang lucu. sangat... lucu.
dulu aku benar-benar tak berpikir dia sebegitu lucunya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang