Be Happy

Be Happy

  • WpView
    Lecturas 1,281
  • WpVote
    Votos 562
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 7, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
-tentang harapan dan kepastian- Menaruh harapan kepada seseorang bukanlah sesuatu yang salah. Tetapi, jika semua itu selamanya hanya sebuah harapan tanpa kepastian, hal itulah yang akan membuat seseorang terluka. Untuk mencegahnya menjadi luka, mungkin kepastian adalah jawabanya. ---------------••••--------------- Udahlah lupain aja, masi banyak cogan di luar sana. Hidup itu gk harus tentang satu cowo aja. -Maya Makanya jadi cewe tu gk usah baperan. -Bila Jangan terlalu percaya sama kata-kata orang, ati-ati temenmu sendiri juga bisa nusuk kamu dari belakang. -Dania Coba beberapa kali aja keluar dari zona dengerin saran orang. Lakuin yg lo mau, jangan dengerin omongan orang dulu. -Sona Jangan terlalu baik, lo mau dimanfaatin terus? -Rey ••• Apa semua yang aku lakuin selalu keliatan salah di mata kalian? -Abel
Todos los derechos reservados
#707
php
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hopeless
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • PILIHAN
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • Again?
  • Friendzone Stuck
  • Full Of Scratches
  • HE IS MY MINE!
  • [✔️] OSIS Bobrok : Disappearing Togetherness
  • There's Love In My Friendzone
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido