Kisah yang (Tak) Pernah Ada

Kisah yang (Tak) Pernah Ada

  • WpView
    Lecturas 13
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 10, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Paling tidak suka ditolak dan tidak menyukai kekalahan. Laki-laki berparas Jawa itu diam sambil menahan amarah yang entah, karena ia telah diblokir oleh lawan ngobrolnya di aplikasi messenger atau karena mengetahui bahwa dia, lagi, telah kehilangan seseorang yang ia sayangi. Sesak saat harus menahan rasa tak nyaman di hati, itu juga yang dirasakan oleh lawan chatting Ilham. Mozza, Seorang wanita yang mencoba memahami dan menuruti semua keinginan laki-laki yang telah ia anggap teman baik. Namun, malang tak dapat ditolak, mujur pun tak bisa diraih. Sebuah pepatah yang menggambarkan keadaan wanita yang memiliki tinggi badan 155cm ini. Andai waktu bisa berputar kembali, ingin sekali Mozza melakukan sesuatu yang bisa membuat keadaan saat ini tidak terjadi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HALOALKANA
  • Mastering Him
  • Heart Breakers
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • TENTANG KITA
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • ALVAGATHA
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • THE BACHELORS [TAMAT]
  • Love Forza (End)

Sosok Alda yang dingin selalu di hadapkan dengan Kana, cewek keras kepala dan sangat ambisius. Sampai mereka terlibat hubungan pekerjaan yang rumit. "Gue terlalu bego buat lo yang terlalu baik, Kana. Gue cowok pengecut yang nggak berani ngomong jujur ke lo. Gue tahu lo udah tersakiti, itu kenapa gue nggak mau lebih nyakitin lo. Satu hal yang sangat gue sesalin sekarang. Gue belum sempat ngomong, kalau gue mencintai lo Kana Agnesa." ~Alda Nugraha~ Kana terus memikirkan apa yang terjadi di dalam hidupnya, satu persatu sosok laki-laki yang ia sayang terus mengkhianatinya. Sampai ia menanamkan harapan penuh pada sosok Alda yang bahkan belum bisa menerima kehadirannya. Melepaskan orang yang berharga dalam hidup kita memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menyembuhkan rasa sakit hati karena di khianati oleh orang yang kita sayang juga tidak semudah mengatakan ikhlas. Entah bagaimana Kana melanjutkan hidupnya setelah kepergian Alda. Apakah mereka akan dipertemukan kembali dikehidupan masa depan. Atau justru mereka perlahan akan saling melupakan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido