Possessive Enemy

Possessive Enemy

  • WpView
    LECTURES 86
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 5, 2020
"gue mau lo jadi punya gue dan cuma punya gue" -Calvino Delano Fabio Eaton siapa yang mengira bahwa musuh kita adalah pasangan kita di masa depan? layaknya kisah cinta mereka yang tidak pernah terduga kisahnya? new writer but i will always try my best happy reading!
Tous Droits Réservés
#272
jenius
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TIGA BESAR
  • My Sweet Enemy [END]
  • Prestige
  • Enemy To Lovers (Revisi)
  • Be with You
  • Sweet Letter ✔
  • BADUTZONE : KTH✔
  • PACAR TARUHAN (END)

Selamat datang di dunia mereka, tempat di mana sebuah peringkat dianggap menjadi takaran berharga atau tidaknya seseorang, seolah hidup hanya punya satu cara untuk dibanggakan. Di balik senyum yang mereka perlihatkan, ada pikulan beban yang tak pernah mereka inginkan. Ada yang terus maju walau tahu semuanya tak berarti. Ada yang selalu dianggap kurang. Ada yang selalu dibandingkan. Ada yang mengebur mimpinya sedalam tuntutan orangtua, dan Ada yang ingin berjuang, tapi tubuhnya tak memungkinkan. Tapi tak ada yang peduli pada gelapnya cerita mereka, orang-orang hanya tahu seberapa cerahnya pencapain yang sudah mereka dapatkan. Sampai dia datang, memutuskan untuk menggerakkan bidak demi menyelematkan satu jiwa yang menurutnya paling hancur. Tujuannya hanya satu: menjatuhkan sang juara agar 'cintanya' bisa naik takhta. Dan Ze adalah sasaran paling tepat. Yang selalu berada di puncak, yang terlihat lemah hanya karena tak pernah berdebat. Karena semakin tinggi seseorang berdiri, semakin besar pula keinginan orang lain untuk menjatuhkan. Ketika usaha mereka tidak cukup, ketika luka dan tuntutan semakin menikam, hingga akhirnya mereka memilih jalan yang kotor. Bukan lagi belajar lebih keras. Bukan lagi berkompetisi secara jujur. Melainkan menjatuhkan dari dalam. Karena cara paling cepat untuk naik adalah ... membuat orang lain dihancurkan. Persaingan ini bukan lagi tentang siapa yang terpintar, tapi siapa yang paling pandai menyembunyikan retakan di balik piala juara. Mari berkenalan dengan mereka-para 'pemenang' yang mengorbankan jiwa demi sebuah validasi. Dan lihat seberapa jauh mereka akan melangkah sebelum akhirnya hancur. Dari semua luka yang terungkap, kira-kira mana yang paling terasa dekat dengan kalian? ⚠️ REVISI BESAR-BESARAN. Update tiap hari di tengah malam atau dini hari. Publish : 3 januari 2023 Re-publish : 25 januari 2023 Re-publish ke-2 : 11 November 2025

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu