ARLANTA [Dosen Love]

ARLANTA [Dosen Love]

  • WpView
    Membaca 6,250
  • WpVote
    Vote 930
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 14, 2023
"Arlan... Arlan". ledek nasya sambil menjulurkan lidahnya "Gak sopan yah kamu panggil saya nama". "Biarin bapak ngeselin nyebelin, nasya gak mau jadi asisten bapak". "Disini saya gak minta persetujuan kamu, saya yang minta. Tidak ada penolakan. Atau...." jeda sebentar Nasya sudah memiliki firasat yang tidak enak, ia menunggu kelanjutannya. "Nilai kamu saya kasih D". sambungnya Hancur sudah kehidupan nasya detik itu juga. Mampuhkan nasya melewati hari-harinya dengan dosen yang menyebalkan dan begitu datar.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#36
liskok
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Langkah baru bersama mu
  • Trauma
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • JANUARGHA
  • Eavesdrop [TAMAT]
  • Love Letters [END]
  • 99 Days with Pak Dosen [END]
  • Misi Kalisa (End)
  • Argithan √
  • Boom Boom Heart

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan