ARLANTA [Dosen Love]

ARLANTA [Dosen Love]

  • WpView
    Reads 6,353
  • WpVote
    Votes 930
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 14, 2023
"Arlan... Arlan". ledek nasya sambil menjulurkan lidahnya "Gak sopan yah kamu panggil saya nama". "Biarin bapak ngeselin nyebelin, nasya gak mau jadi asisten bapak". "Disini saya gak minta persetujuan kamu, saya yang minta. Tidak ada penolakan. Atau...." jeda sebentar Nasya sudah memiliki firasat yang tidak enak, ia menunggu kelanjutannya. "Nilai kamu saya kasih D". sambungnya Hancur sudah kehidupan nasya detik itu juga. Mampuhkan nasya melewati hari-harinya dengan dosen yang menyebalkan dan begitu datar.
All Rights Reserved
#8
liskok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trauma
  • Love Letters [END]
  • Misi Kalisa (End)
  • Setelah Semuanya
  • Bad-Boy (Complete)
  • Boom Boom Heart
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • JANUARGHA
  • 99 Days with Pak Dosen [END]
Trauma

PERINGATAN KERAS‼️⚠️⚠️🔞🔞 BACAAN INI MENGANDUNG KATA KASAR, DAN PERILAKU YANG TIDAK PATUT DICONTOH ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Milla Mahendra Utami itu cantik, lugu, ceria, dan ramah, dirinya juga senang membantu hingga disukai banyak orang dan guru. Sedangkan Alan pradipta digantara dikenal nakal dan pembuat onar, entah itu bolos, merokok, atau bahkan bertarung membuatnya terkenal sampai ke sekolah lain di sekitar TRISATYA Bagaimana jika keduanya dijodohkan, milla yang akan ditinggal sendiri di indonesia oleh orang tuanya, dan alan yang dijodohkan karena perilaku buruknya yang memprihatinkan. Dimata milla yang selama ini sudah sangat hafal dengan segala gombalan dan ucapan manis dari para pria yang mendekatinya, alan merupakan sesuatu yang baru, lelaki itu sukses membahayakan jantungnya, membolak balikan hatinya dan merebut perasaannya. Alan itu tenang dan selalu memperlakukan milla dengan baik, tapi hanya sebatas itu, lelaki itu seakan menyembunyikan sesuatu darinya, yang entah apa itu. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Milla terdiam melihat tubuh alan yang kini berdiri tegak. wajah itu tidak menunjukan ekspresi apapun dengan mata yang memandang dingin tubuh pingsan berlumuran darah korbannya Bukannya kesombongan atau kemarahan yang milla lihat disana, mata dingin itu justru menyiratkan kesedihan, tubuh tegak itu justru seakan mengatakan dirinya kesepian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines