Tak Ada Dua nya

Tak Ada Dua nya

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 16, 2020
Delilah, wanita yang keterbatasan fisik harus melawan penyakit bahkan perasaannya hanya karena ia rendah diri dan merasa ia tak berhak mendapatkan hal baik. Tommy, pria muda yang memiliki tujuan untuk menjadi orang yang lebih baik. Kian hari, Tommy kian berubah dengan signifikan. Keduanya bertemu, lalu apa yang terjadi? Sad ending (available) a series Happy ending (available) b series
All Rights Reserved
#47
unconditionallove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • SHORT STORY
  • Kisah Cinta Mereka
  • DAYS WITH YOU | √
  • Alasannya, Dibenci Kehidupan
  • Drowning
  • BOUND BY FATE (HEEJAKE) END
  • Perihal Cinta, Kita Semua Bodoh dan Buta

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines