Story cover for MAPLE✔ by Awalyandher
MAPLE✔
  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published May 05, 2020
Kini Laki laki itu tengah berada didalam UKS lebih tepatnya tepat berada didepan Cermin yang tidak memantulkan wajahnya

"Chyou?" Guman laki laki itu yang masih terus memandang kaca didepannya

Lalu senyum laki laki itu mengembang setelah melihat pantulan wajahnya yang terpampang didalam Kaca

Wajah yang sempat hilang beberapa hari yang lalu
All Rights Reserved
Sign up to add MAPLE✔ to your library and receive updates
or
#54word
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Rumah Dan Teman? [END] cover
TEARS ✔️ cover
Cermin di Ujung Jalan cover
ATEEZ | Z DIMENSION : EP. 1 STRICTLAND [✓] cover
Magic In Love [END] cover
Gadis dalam Cermin✔ cover
SOUL HORROR  (True Love) cover
Nightmare. woosan x ateez  cover
Memories cover

Rumah Dan Teman? [END]

14 parts Complete

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.