I'm Yours
  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
Raquela Mahardika. Gadis periang, selalu tersenyum, tidak pernah mengeluh, dan penyayang. Siapa yang menyangka dibalik sifatnya itu dia memiliki rahasia yang selalu ia jaga, hanya orang tertentu yang tau rahasianya. "Jacen gabisa buka hati Jacen buat Rara ya? Walaupun itu sedikit" ... Jacen Agatha Axcelio. Pria yang sangat ketus, dan selalu memasang muka datarnya dimanapun. Jacen sangat suka ketenangan, tetapi Jacen sangat ingin dapat perhatian dari kedua orangtuanya. Dan Jacen sangat tidak suka orang yang berisik seperti Raquela Mahardika. "Gua gaakan biarin hati gua jatuh kepada siapapun, apalagi wanita brisik seperti lu Raquela Mahardika" ... Dapatkan Raquela meluluhkan hati Jacen? Atau takdir berkata lain? ... HALLOO, HUAA!! ini cerita pertama gua, jadi kalo kurang ngefeel ya maaf haha
All Rights Reserved
#88
solid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Monster - Completed
  • Stolen Before Fallen
  • ZELINARKA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • SEGITIGA! [TAMAT]
  • My Brother is Mafia ? [END] ✅
  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • Aniano {end}
  • RelKan [COMPLETED]
  • SI TAMPAN AERO

Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines