Will All Die

Will All Die

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Semua berawal dari rasa dan Kebencian. Rasa cinta itu yang akan membawa mati. Ada baiknya jika kita mencintai seseorang. Kita harus siap menerima sakit hati yang kita akan rasakan nantinya. Karena jika tidak. Akan berujung pada kebencian. Contohlah Naomi. Dia sangat mencintai Diki, tapi Diki hanya menganggapnya teman. Dan si orang ketiga yang membuat Naomi semakin sulit mendapatkan diki. Salma cewek super goals. Yang berhasil mendapatkan hati diki,Tapi salma berwatak Iblis. Dia Tidak segan-segan dia menyingkirkan orang yang dekat dengan diki. Dia benci itu Dan Naomi pun pergi untuk selamanya. Bukan karena mengakhiri hidupnya karena diki tidak mencintainya. Tapi karena Ada dendam seseorang yang membuat kisah cinta mereka berakhir tragis. Perlahan semua mulai pergi kepada sang pencipta.
All Rights Reserved
#192
psyco
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HATRED [On Going]
  • AKU
  • ASSYA (TERBIT)
  • [END] Nadia dan Sangkuriang - Twisted Indonesian Folktales
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Jatuh Cinta (I Hate You I Love You)
  • My Girlfriend is a Ghost
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • Different Taste (COMPLETED IN DREAME)

[Sebagian part di privat. Harap follow dulu kalau mau baca.] Benci? Membenci? Kebencian? Entah ada apa dengan diriku, membenci gadis tak bersalah karena alasan masa lalu. bahkan, masalalu yang tak ada sangkut pautnya dengan dia. Perkataan dan perlakuanku padanya mampu membuat gadis itu jatuh terperosok kedalam luka. Namun, Seiring berjalannya waktu, perilaku kasar dan rasa benci padanya, berubah menjadi rasa ingin selalu melindunginya. Tapi, ketika masa lalu tengah kembali, keegoisan selalu memegang kendali atas kerja otakku. Sehingga membuat rasa peduli dan perasaan aneh ini... lenyap begitu saja. Lantas, siapa yang merasa tersakiti disini? Almira? Tentu saja! -Haruno Altair Wijaya Airmata? Rasa sakit? Kecewa? Sudah sangat biasa bagiku. Terjebak didalam rumah mewah bagai istana, bak neraka dunia bagiku. Aku gadis bodoh, yang menjadi pihak yang selalu disalahkan. Gadis bodoh, yang mencintai orang yang membenciku. Gadis bodoh, yang masih bertahan karena alasan cinta? Tapi, cinta tidak akan menyakiti sejauh ini, bukan? Lantas, jika ini ujian, maka aku tak akan pernah lari, walau aku mampu sekalipun. -Almira Pradita Parasayu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines