Will All Die

Will All Die

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
Semua berawal dari rasa dan Kebencian. Rasa cinta itu yang akan membawa mati. Ada baiknya jika kita mencintai seseorang. Kita harus siap menerima sakit hati yang kita akan rasakan nantinya. Karena jika tidak. Akan berujung pada kebencian. Contohlah Naomi. Dia sangat mencintai Diki, tapi Diki hanya menganggapnya teman. Dan si orang ketiga yang membuat Naomi semakin sulit mendapatkan diki. Salma cewek super goals. Yang berhasil mendapatkan hati diki,Tapi salma berwatak Iblis. Dia Tidak segan-segan dia menyingkirkan orang yang dekat dengan diki. Dia benci itu Dan Naomi pun pergi untuk selamanya. Bukan karena mengakhiri hidupnya karena diki tidak mencintainya. Tapi karena Ada dendam seseorang yang membuat kisah cinta mereka berakhir tragis. Perlahan semua mulai pergi kepada sang pencipta.
All Rights Reserved
#786
teror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Membenci Hati
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • AKU
  • Different Taste (COMPLETED IN DREAME)
  • ASSYA (TERBIT)
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • HATRED [On Going]

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines