Nestapa di Ufuk Barat

Nestapa di Ufuk Barat

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
*****ONGOING***** Sesak. Begitulah rasanya ketika berada dalam kegelapan. Dimana fase menyendiri sudah menghampiri. Saat sudah terbuai oleh keadaan gelap dan pengap, datanglah setitik cahaya bak penolong baginya di ruangan yang kedap akan udara ini. Namun, cahaya itu saat mendekat seakan-akan tampak akan menghilang. Tak lama senjapun datang bak pahlawan kesiangan disaat ia tidak mengerti apa yang telah terjadi padanya. Apa maksud dari semua ini? [Seandainya ada kesamaan nama tokoh, latar cerita, ataupun yang lainnya itu merupakan faktor tidak disengaja dan bukan berarti memplagiati cerita milik orang lain]
All Rights Reserved
#16
javas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ecosillia
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • The Dark Side(END)
  • THE ANGVILS [ON GOING]
  • Mimpi (✔)
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Goddess of Twilight VOL.1
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • Putri Tidur & Mawar Hitam
Ecosillia

Dalam ruang sempit yang tak bertanya nama, malam menciptakan dirinya lewat bisikan yang tak boleh nyaring. Pantulan sunyi dari suara yang lirih, nyaris seperti angin yang malu menyingkap tirai. Hanya di antara dinding kecil itu, kata-kata bisa bernapas pelan, memeluk rahasia yang terlalu hangat untuk dibagi, terlalu dekat untuk diingkari. Dan waktu pun tak mencatat, sebab di sana, hanya ada gema... dari halusnya keinginan. Sehelai napas ditahan, bukan karena takut, tapi karena terlalu indah untuk dibiarkan pergi. Jemari menyentuh tak sengaja, atau mungkin sengaja terlalu pelan agar terasa lebih lama. Setiap detik menjadi relung, dan setiap relung adalah jejak dari sesuatu yang tak pernah dituliskan. Di balik pintu itu, tak ada dunia luar. Hanya detak yang disamarkan oleh suara air yang mengalir, dan mata yang tak bisa saling melepas. Rahasia itu, kini tinggal bayang. Tapi bayang pun tak pernah berdusta. Dan siapa pun yang mendekat ke tempat itu, akan merasakan sesuatu... yang tak bisa dijelaskan, hanya bisa dikenang dalam diam yang terlalu manis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines