We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
hell of a world

hell of a world

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
WpInfo
Fiction
Mystery
di masa perkuliahan kita merasa hari hari seperti neraka . karena deadline yang menumpuk dan dosen yang sangat menguji kesabaran , belum lagi dengan senior yang menganut seniorisme . semua terasa seperti drama di dunia nyata . tapi nyatanya , neraka dunia sesungguhnya itu saat kita mulai mencari pekerjaan dan hidup mandiri . menerima bagaimana sikap bos yang melebihi dosen , dan cobaan yang selalu menimpa keluarga. kakak yang kekurangan mental dan ibu yang malang tentu juga dengan ayah yang tidak bertanggung jawab . belum lagi dengan teman teman kos yang membuat mental benar benar kacau . aku menulis ini saat mulai menempati kost , larat neraka dunia sesungguhnya . -hellofaworld
All Rights Reserved
#28
pekerjaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Pagi
  • Mr. Mulut Pedas (END)
  • The Other Side
  • HARUKA MIKU, SANG HAKIM DUNIA
  • mafia itu milikku (yizhan)
  • BEATUM
  • sebenci itu??
  • PSIKOPAT GIRL
  • Lost Love In Bloom Again

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines