Pintu Rumah Ayla

Pintu Rumah Ayla

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Mga Boto 52
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Apr 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
🍁 Suatu saat nanti, akan ada orang yang membuka pintu itu dengan kunci yang tepat karena dia orang yang menempati rumah yang sama denganmu, Ayla. Segala hal yang menjadi masalah dalam hidupnya bermula dari dirinya sendiri, bermain dengan pikirannya dan berakhir dengan kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, padahal jika perlu dikatakan, semua dapat diatasi jika Ayla mau sedikit saja membuka pintu rumahnya dan mengizinkan seseorang masuk untuk menghidupkan kembali suasana rumah Ayla yang sengaja dikosongkan. Membagi kekhawatiran, ketakutan, lalu menjalaninya bersama mungkin akan membantu mengubah alur pikiran. 🍁 Saya akan sangat menghargai support dalam bentuk Vote & Comment 🍁 Cerita ini murni hasil pemikiran saya, dan cerita ini bersifat fiktif, jika ada kesamaan nama, tempat, dan unsur lainnya mohon tidak dianggap serius ya teman. 🍁 Cerita pertama - 20 Februari 2022 Rank : #56 - rumah (22 Februari 2022) ©️ Story by : _Rayazna (MRIYAStory)
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • F A K E ? [End]
  • G in Luv (END)
  • Lost Haven [END]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Love Story
  • AYARA [END]
  • Hidden Pain
  • SHEZA

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman