Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
"Cinta itu bagaikan setangkai dandelion. Saat bunganya luruh satu demi satu terhempas angin. Saat itu pula kamu tidak bisa berharap dia akan kembali." Ucap gadis berkuncir itu "Kalo seperti itu berati waktunya kamu mencari cinta baru yang tidak akan luruh walau terhempas angin kan?" Tanya lelaki didepannya membuat gadis ini memandang kearahnya berharap lelaki tersebut mengerti bahwa dirinya menunggu sebuah jawaban Lelaki itu tersenyum "lo tau ga hal yang bikin gue lemah selemah lemahnya?" Tanyanya dibalas gelengan oleh gadis itu "Ngeliat lo mandang gue dengan tatapan menunggu seakan akan nuntut gue buat memperjelas apa arti ucapan gue sebelumnya. Kaya sekarang gue kalah dari lo" ucap lelaki itu tersenyum tulus.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship Goals
  • Paper Plane
  • Guard Your Hearts
  • U are
  • I'm promise with you
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • No Longer Mate
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Ali Arkhan
  • Dear You

Dulunya aku tak percaya akan sahabat Karena tidak semua setia Ada juga yang akan lupa nantinya Tapi, berkat dirimu Kini ku tahu apa arti sahabat Yang sebenarnya Yang slalu ada setiap saat Yang menolong ku dari jurang kesedihan Bagaikan mentari Yang menyinari kegelapan hati **** Ini kisah tentang persahabatan yang bagaikan tiga kacang dalam satu kulit •Erica, cewek tomboy •Avia, cewek cupu •Anggelin, cewek alay Awalnya mereka seperti minyak, pasir, dan kerikil yang tidak akan pernah bisa menyatu Tapi kini mereka seperti air, semen, dan batu yang bisa membuat suatu pondasi yang kuat Lalu bagaimana mereka bisa mengubah Foe (musuh) menjadi Friend, bahkan Friendship Goals??? Happy read❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines