Untuk Tuan,

Untuk Tuan,

  • WpView
    LECTURES 74
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 10, 2020
Setelah mengalami proses semua ini aku percaya Tuan, Cinta bukan tentang aku suka kamu,kamu suka aku. Tapi ini tentang keikhlasan,ikhlas tetap mencintai walau tidak sejalan. jikalau nanti kamu sudah menemukan kumpulan tulisan ku ini,cepat kabari aku ya Tuan,aku menunggumu di sebuah taman pinggir jalan itu, kau tau? aku akan selalu mecintaimu,dan selamanya begitu.
Tous Droits Réservés
#65
mengikhlaskan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • di akhir perang
  • [SEULGI x IRENE] Please~ ||END
  • bertahan dari semua luka
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Y O U !
  • Mencintaimu Karna Allah
  • Aku Kamu dan Dunia Kita
  • LDR (Long Distance Relationship )
  • TRIANGLE
  • Antara Istiqlal & Katedral

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu