Dunia Air

Dunia Air

  • WpView
    LECTURI 21
  • WpVote
    Voturi 3
  • WpPart
    Capitole 2
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare joi, mai 7, 2020
-sebagian dari Dunia itu Air- Egois,kejam,tak punya hati,,Dia...Samudra Air Bimantara Tatapan matanya tajam,Tubuh nya tegap, pandangan nya terus kedepan dan menusuk, wajahnya bak Dewa yunani! Jangan mengusik nya,,apa yang sudah digenggam.... Takkan terlepas "Gada yang gamungkin didunia ini,,termasuk ngemilikin lo sekalipun!" terjebak dalam permainan mu sendiri, ingin melepas tapi terlanjur Cinta, tapi juga terlalu lelah untuk bertahan... "Karena sejatinya.... Luka diciptakan dari orang yang Kita anggap istimewa" cinta, sahabat,keluarga... Semua akan diuji disini,,,siapa yang memenangkan Dari hukum alam ini? Aku yang keras kepala? Atau Kau yang egois? (JUST POR FUN GAISSS🤪)
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • He's My Best Friend [END]
  • Restart In Italy
  • Dark Princess (End)
  • ALTAQILA [END]
  • Still You
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • Markxelio
  • ATARICK [OFF]
  • 𝙂𝙧𝙚𝙨𝙨𝙖
  • L & A  || GO INSANE || ✔

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut