Herabagus
  • WpView
    Reads 1,161
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2020
[ON GOING] [UPDATE SETIAP KAMIS DAN MINGGU] [WARNING 18++] "Ku tunggu lulusmu dek" Bagus berkata sambil mengamit tangan Hera Kalimat janji sederhana yang akan terus membekas dalam hati seorang Hera. Namun, sayang seribu sayang. Janji itu tak pernah ditunaikan, Hera tak bisa berbuat apa-apa ketika Tuhan sudah membalikkan hati dan membukakan kebenaran yang tersembunyi dari Bagus. Hera, seorang penulis, Penyair, dan Seniwati yang gemilang di negeri kincir angin dengan nama Rythe Syailendra, harus kembali ke negeri kelahirannya untuk tinggal dan menyelesaikan proyek-proyek nya disana. Membawa luka yang belum kering setelah sekian lama. Kepulangan Hera ke Tanah Air membawanya kembali menghadapi luka lama yang selama ini menjadi bagian dalam setiap karyanya, dari menghadapi angan, kini ia harus menghadapi kenyataan. Bagus, seorang Marinir yang dilanda masalah terus menerus semenjak pulangnya ia dari tugas. Ditambah kabar menyakitkan datang dari istrinya, Risa Puji Lestari, yang hamil oleh sahabatnya sendiri. Kejadian demi kejadian yang dialami menuntunnya kembali bertemu dengan masa lalu yang pernah ia tinggalkan. Serpihan memori yang sempat tenggelam terlupakan mulai mengambang ke permukaan. Kisah lama yang disembunyikan mulai terungkap lagi, ketika suatu kejadian mempertemukan mereka lagi bersamaan dengan orang-orang baru yang hadir dalam hidup mereka masing-masing. Akankah mereka bisa kembali bersama lagi? [Warning 18++] Gambar by : @Ey.queenking_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • RAFA
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Keyna Lover [REVISI]
  • ZiAron [END]
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • LAUTAN HATI HERA

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines