CaLem . " Love Story On wall climbing "

CaLem . " Love Story On wall climbing "

  • WpView
    Reads 427
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Nayla gadis cantik pindahan dari bali, bertemu dengan pasha. cerita dimulai ketika nayla mengikuti organisasi pecinta alam. disitulah nayla mulai mengenal dunia alam. sedangkan pasha adalah cowok lokal yang juga mengikuti ekstrakurikuler pecinta alam. pasha yang selalu dekat dengan nayla selalu ingin membuat nayla selalu senang dan bahagia. Namun apa yang terjadi selanjutnya?, bagaimana kisah mereka?, yuk langsung baca selengkapnya.... #11 Pecinta alam (28 juni 2020) #426 Petualangan (28 juni 2020)
All Rights Reserved
#14
pecintaalam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detik Terakhir
  • A L U N A [END]
  • DERMAGA PENANTIAN.
  • Dreaming after a broken heart
  • DELILA
  • Destiny [ On Hold ]
  • Married With Presma
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)

"Apa yang bisa memisahkan cinta sejati? Katakan padaku, Nayla." Suara Adrian bergetar, penuh dengan kepedihan yang berusaha ia tahan. Matanya menatap Nayla dengan putus asa, seolah mencari jawaban yang bisa meredakan rasa sakit di hatinya. Nayla menggigit bibirnya, berusaha menahan gejolak emosi yang semakin menghimpit dadanya. Ia menoleh, menatap wajah Adrian untuk terakhir kalinya, sebelum akhirnya berbisik dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Takdir, Adrian..." Air matanya jatuh tanpa bisa dibendung. Butirannya mengalir di pipi, bercampur dengan rintik hujan yang semakin deras. Adrian menatap Nayla tak percaya. Dengan penuh harapan, ia mengulurkan tangannya, mencoba menggenggam tangan gadis itu sebagai bentuk permohonan, sebagai pegangan agar Nayla tidak benar-benar pergi. Namun, Nayla menepisnya. "Kalau begitu, aku akan menantang takdir itu!" suara Adrian semakin meninggi, hampir seperti teriakan yang penuh kepedihan. "Tolong, Nayla... jelaskan padaku! Kenapa kamu menjauh?" Tangis Nayla semakin pecah. Seluruh perasaannya ingin ia tuangkan, tetapi ia tahu, kata-kata tak akan mengubah keadaan. Ia menunduk, bahunya bergetar hebat. "Takdir ini... tak bisa dilawan, Adrian..." suaranya lirih, seakan patah di tengah jalan. Ia berbalik, membelakangi Adrian. Langkahnya terasa berat, namun ia tahu, ia harus pergi. "Selamat tinggal..." Hujan semakin deras, seolah ikut menangis bersama mereka. Adrian tetap berdiri di tempatnya, menatap punggung Nayla yang semakin menjauh, membawa serta hatinya yang hancur dalam keheningan sore yang kelam. Yuk saksikan kisah selanjutnya😍😍😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines