Tangisan Sabit

Tangisan Sabit

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 8, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Wanita yang terlihat bahagia, dan selalu terbuka, indurasmi namanya. Bagi indurasmi, menjadi cahaya adalah hadiah untuk bunda. Dalam hidupnya, dia ingin seperti bulan sabit, yang selalu bersinar dan membuat lengkungan dibibirnya, bahkan saat di waktu terpuruk sekali pun. Dan tentang kasmara, indurasmi bertemu cinta pertamanya, dia bernama Damar. Damar berhasil membuat indurasmi selalu tersenyum bahagia, sekaligus pendengar setia tentang kisah hidupnya. Tapi takdir berkata lain, indurasmi yang awalnya selalu tersenyum tulus bak lengkungan bulan sabit, kini senyumnya tidak setulus dulu. Yah hal itu terjadi semenjak indurasmi mengidap penyakit kanker otak, bahkan orang-orang terdekatnya tidak lagi bersama saat indurasmi membutuhkan mereka. yah termasuk Damar cinta pertamanya, Kenapa Damar pergi meninggalkan indurasmi? Apakah Damar pergi karena penyakit yang diderita indurasmi? Mau tau kisahnya, Silakan dibaca! Ini adalah cerita pertama saya, mohon dimaklumi jika banyak kekurangannya :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TANAH  yang mengagumi LANGIT
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Our Tragedy
  • Raden
  • RUANG RINDU
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Andira [End]
  • GLANCE

Dalam diam, aku menatapnya dari kejauhan, mengagumi segala hal tentang dirinya-senyum yang teduh, suara yang menenangkan, hingga kehadirannya yang selalu membuat hariku lebih berarti. Tapi aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan perasaan ini. Aku hanya bisa menyimpannya dalam hati, menuliskannya menjadi sebuah kisah sederhana, berharap suatu saat dia akan membacanya dan mengerti bahwa cinta ini telah lama bersemi. Ini adalah cerita tentang aku yang begitu mencintainya, tentang doa-doa yang kupanjatkan di malam sunyi, dan harapan kecil untuk sebuah akhir bahagia. Namun, cinta tak pernah sederhana. Ada jarak yang harus kuhadapi, waktu yang terus berlalu, dan kenyataan yang terkadang menyakitkan. Apakah cinta ini hanya akan berakhir menjadi kenangan, atau semesta akhirnya mengizinkan aku untuk bersamanya? HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG UNDANG

More details
WpActionLinkContent Guidelines