FARZAA
  • WpView
    Reads 291
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 2, 2020
"Kenapa di nama panggilan lo, huruf 'A' yang terakhirnya ada dua?", kata gadis itu sambil menengok orang yang ditanyanya barusan, yang kini tengah berada di sampingnya. Ia sempat kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan gadis yang berada di sampingnya itu. Pasalnya hanya dia yang memerhatikan namanya dan berani bertanya kepadanya. "Ngapain lo mikirin nama gue? Gak penting banget." Jawab Farzaa akhirnya, tanpa melihat ke arah lawan bicaranya. Gue pokoknya harus tahu, guamamnya dalam hati. "Eh iya sih, yang penting kan, kita bisa menghasilkan uang, kita punya uang, dan kita juga bisa menikmati uang kita." gadis itu tertawa sebelum mengucapkan kalimatnya yang baru ia lontarkan. Ia sungguh tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari gadis itu barusan, tapi ia bersikap seolah biasa saja dan berkata "Gak semua orang bahagia karena uang. Dan gak seharusnya juga lo terus jadiin seolah-olah uang adalah segalanya dan uang sebagai pemeran utama dalam kehidupan lo". Gue harus ubah cara pikir lo, batinnya. Sebelum gadis itu menjawab, ia melanjutkan perkataannya. "Uang itu salah satunya. Bukan satu-satunya", ia tersenyum dan berbicara setenang mungkin. "Lalu apa?", balasnya dengan gugup setelah mendengar penuturan laki-laki di sampingnya, yang ia sendiri tidak menyangka tanggapannya akan seperti itu. "..."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Inside You
  • Rumah Tanpa Atap
  • THE CLIMB [Completed]
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • No Longer Mate
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔

[Story 1] Orang bilang kata-kata adalah do'a. Jadi jaga lisan kalian! Tapi apa jadinya kalau sebuah perkataan yang tak serius itu berubah menjadi do'a yang akan mempengaruhi kehidupan di masa depan Alia nantinya. Takdir sebercanda itu bagi Alia. Dirinya terjebak pada hubungan yang ia buat sendiri. Terjebak pada perasaannya yang tak sanggup ia sampaikan pada siapapun. Terjebak pada dua sahabatnya. Arozy dan Hamdan. Lalu, siapakah yang akan menjadi takdirnya. Siapakah yang kembali padanya untuk sebuah ikatan halal, bertemu kembali denganya saat sama-sama tidak saling mengharapkan. "Gue mau nikahin lo" ucapnya pada Alia. "Apa?!" Alia kaget mendengar ucapan lelaki itu. "Gue mau jadi cinta lo halal buat gue" sekali lagi meyakinkanku. "Tapi, gue nggak bisa sama Lo, gue lagi nunggu seseorang" elak Alia. "Siapa?" Alia melihat raut penasaran di wajahnya. "Dia yang sudah berjanji akan menjadikanku halal untuknya" "Kau tahu, Allah SWT maha membolak balikkan hati umat manusia, aku yakin itu" katanya sangat yakin. Ini bukan cerita cinta pasangan halal yang menjalin hubungan. Ini hanya cerita cinta segitiga remaja yang saling memendam perasaan. Cerita menye-menye ala sinetron. ----- Note : Cerita alay nan pasaran [Fiksi Remaja]

More details
WpActionLinkContent Guidelines