FARZAA
  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa di nama panggilan lo, huruf 'A' yang terakhirnya ada dua?", kata gadis itu sambil menengok orang yang ditanyanya barusan, yang kini tengah berada di sampingnya. Ia sempat kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan gadis yang berada di sampingnya itu. Pasalnya hanya dia yang memerhatikan namanya dan berani bertanya kepadanya. "Ngapain lo mikirin nama gue? Gak penting banget." Jawab Farzaa akhirnya, tanpa melihat ke arah lawan bicaranya. Gue pokoknya harus tahu, guamamnya dalam hati. "Eh iya sih, yang penting kan, kita bisa menghasilkan uang, kita punya uang, dan kita juga bisa menikmati uang kita." gadis itu tertawa sebelum mengucapkan kalimatnya yang baru ia lontarkan. Ia sungguh tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari gadis itu barusan, tapi ia bersikap seolah biasa saja dan berkata "Gak semua orang bahagia karena uang. Dan gak seharusnya juga lo terus jadiin seolah-olah uang adalah segalanya dan uang sebagai pemeran utama dalam kehidupan lo". Gue harus ubah cara pikir lo, batinnya. Sebelum gadis itu menjawab, ia melanjutkan perkataannya. "Uang itu salah satunya. Bukan satu-satunya", ia tersenyum dan berbicara setenang mungkin. "Lalu apa?", balasnya dengan gugup setelah mendengar penuturan laki-laki di sampingnya, yang ia sendiri tidak menyangka tanggapannya akan seperti itu. "..."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • No Longer Mate
  • Rumah Tanpa Atap
  • Inside You
  • THE CLIMB [Completed]
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • The Story Of Aghea
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]

"Haha Kapan jalannya?" "Ini lagi ganti baju" "Vc dong! Pengen ngelihat" "Abang! Alii ganj ,- "Apaan sih, ngadu ngadu bang zidan segala! Umur berapa sih?" "Biarin! Lagian kamu gitu aja percaya, Kamu lupa ya? bang zidan itu udah nikah? so, dia udah ga tinggal disini lagi" jelas prilly. "Truss kamu sendirian dong disana? " "Iyaa" "Kalau papa kamu dinas keluar calling aku ya! " "Mau ngapain? Mesum nih yakan? " "Seudzon aja yaampun! Aku kepengen mampir lah ketemu mama mertua, silaturrahmi udah lama banget kan ga main kesana. Mama kamu kan ga masalah dengan kita " "Oh kirain" "Kirain apa? Kamu mikir jorok ya? Udah paham ya sekarang hal hal begitu" "Paham apaan? Ih ngaco! Aku ga mikir apa apa kok" "Walaupun aku suka mesum tapi aku ga bakal ngerusak kamu, sebenarnya kesempatan mah udah banyak tapi aku ga mau,karena apa? Karena aku sayang sama kamu, kamu itu untuk di jaga bukan untuk di rusak" "Makasih" "Loh! kamu nangis? Cuman bilang gitu, malah nangis! Cengeng amat" "Aku terharu loh! Ternyata kamu otak nya doang yang rusak hatinya ternyata masih waras. Makanya aku terharu" "Wah! Ingin berkata kasar serius!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines