Mencintaimu Sebatas Khayalan

Mencintaimu Sebatas Khayalan

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
WpInfo
Poetry
Aku dipaksa menyerah karena cinta yang ku rasa tidak sama dengan yang kau punya. Kau bilang kau tidak bisa membuka hatimu untukku karena takut aku menyakitimu seperti ia yang dulu pergi meninggalkanmu. Sementara, aku berharap kau mau menerimaku bukan sebab masalalu yang menghantuimu. Aku bukan dia tetapi kau menganggapnya sama saja. Padahal aku sungguh menyayangimu tanpa pura-pura. Aku sanggup bertahan meski kau tak ingin memberi kepastian. Namun kini tak ada lagi yang bisa ku lakukan jika saling menjauh adalah sebuah keinginan. Sudah cukup, mungkin inilah saatnya aku membunuh perasaan kemudian belajar mengikhlaskan. Karena mencintaimu, hanyalah sebatas khayalan
All Rights Reserved
#211
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • You're Here, But Not For Me
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Pelangi
  • Dibawah Langit Yang Retak
  • Hub Fii Notification
  • Promise
  • Ruang Rasa

Dulu, mereka adalah satu. Tujuh saudara yang lahir di bawah langit yang sama, bersinar bersama dalam satu rasi. Tapi takdir mencabik mereka menjadi dua dunia yang berbeda. Rajendra, sang sulung, harus bertahan seorang diri menghidupi tiga adiknya yang hidup dalam kerasnya perjuangan, sementara tiga lainnya tumbuh dalam kenyamanan yang jauh berbeda. Di tengah keremangan waktu, luka lama kembali menganga ketika pertemuan yang tak terduga memaksa masa lalu untuk berbicara. Rajendra menatap mereka bukan sebagai keluarga, melainkan sebagai bayangan dari takdir yang kejam. Dengan setiap tanya dalam hatinya, ia bertanya-tanya-bisakah hubungan yang dulu utuh itu benar-benar pulih, atau justru semakin hancur? "𝘋𝘶𝘭𝘶 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘳𝘢𝘴𝘪. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘵𝘢𝘬𝘥𝘪𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘣𝘪𝘬 𝘬𝘪𝘵𝘢, 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘵𝘶?" Sebuah kisah tentang perjuangan, kehilangan, dan pertanyaan mendalam tentang arti keluarga. Mampukah luka yang telah lama tersembunyi disembuhkan, atau akankah perbedaan yang tak termaafkan terus membayangi langkah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines