Mencintaimu Sebatas Khayalan

Mencintaimu Sebatas Khayalan

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
Aku dipaksa menyerah karena cinta yang ku rasa tidak sama dengan yang kau punya. Kau bilang kau tidak bisa membuka hatimu untukku karena takut aku menyakitimu seperti ia yang dulu pergi meninggalkanmu. Sementara, aku berharap kau mau menerimaku bukan sebab masalalu yang menghantuimu. Aku bukan dia tetapi kau menganggapnya sama saja. Padahal aku sungguh menyayangimu tanpa pura-pura. Aku sanggup bertahan meski kau tak ingin memberi kepastian. Namun kini tak ada lagi yang bisa ku lakukan jika saling menjauh adalah sebuah keinginan. Sudah cukup, mungkin inilah saatnya aku membunuh perasaan kemudian belajar mengikhlaskan. Karena mencintaimu, hanyalah sebatas khayalan
All Rights Reserved
#309
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  •             Between Me You And Her
  • Surat Untuk Perasaan Yang Tak dimengerti
  • Teperangkap Dalam Kebiasaan
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • You're Here, But Not For Me
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Ruang Rasa
  • Segenggam Harapan(END)

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines