Pulang : Kenderick

Pulang : Kenderick

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 26, 2021
[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA] "jadi sebenernya tujuan hidup lo tu apa?" "pulang" Vanetta tertegun. "ada banyak kata yang jauh lebih indah di dunia ini, kenapa lo pilih kata pulang." Lelaki itu pun terkekeh pelan, lalu menjawab. "pulang itu kata yang pasti." "semakin jauh kita melanglah dalam hidup, maka akan datang masa yang mengharuskan kita untuk berpulang." "berpulang dalam artian?" tanya gadis itu. "pulang kerumah, tempat istirahat yang paling nyaman." jawab Ken sambil menyunggingkan senyum tipis yang damai. •cerita ini murni dari kegabutan saya •jika ada kesamaan nama tokoh, alur, tempat dan peristiwa itu adalah unsur ketidaksengajaan.
All Rights Reserved
#4
rank
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • RAQUEENZA
  • Don't leave me [SELESAI]
  • about us and him ✔️
  • Umbrella Life [END]
  • Converge With You [On Going]
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • RadenRatih

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines