Dunia Yang Tak Terlihat

Dunia Yang Tak Terlihat

  • WpView
    LECTURES 79
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 9, 2020
Seorang laki-laki keluar dari mobil hitam mewah ditemani oleh seorang pengawal bertubuh besar yang seakan otot-otot tubuhnya akan merobek jas hitam yang ia kenakan. Seketika laki-laki itu pun membuat seisi sekolah ribut bagaikan kawanan kucing yang melihat majikannya akan memberi mereka makan. "Aku tidak apa-apa kok, nanti jemput aku saat pulang ya..." Laki-laki itu meminta agar pengawalnya segera meninggalkannya karena sosoknya yang akan membuat seisi sekolah ketakutakutan. Nama laki-laki itu adalah Adam. Ia sejak kecil ditinggal kedua orang tuanya, dan ia dibesarkan dibawah naungan perusahaan penyedia jasa milik teman ayahnya. Walaupun begitu, hidupnya tidak seperti kebanyakan anak-anak sekolah seusianya. Menjalani berbagai macam pendidikan yang tidak diajari disekolah dan latihan keras bak tentara adalah makanan sehari-hari baginya. Itu semua semata-mata agar dia bisa berguna bagi perusahaan kedepannya. Dan hari ini adalah hari pertama Adam di SMA Buana sekaligus menjadi awal dari kisah mereka yang hidup di sisi lain dari dunia ini.
(CC) Attribution - Pas d’Utilisation Commerciale - Pas de Modification
#102
future
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Memoir of the Unblessed Dreams
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  • Hari Ketika Ai Pertama Kali Sadar (END)
  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • Our Destiny
  • Spaceship Universe
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Another Half ( Dragon #2 )
  • ALGENTA

Anton Darmadji, seorang siswa kelas tujuh, mesti berhati-hati dalam mencari jawaban atas mimpi buruknya. Di tahun ajaran baru ini, hari demi hari berlalu dengan masalah. Sekolahnya pun menjadi tempat lahirnya kekacauan nan brutal. Saat itu tiada lagi kawan yang bisa dipercaya, kecuali tekadnya sendiri. Catatan: •Cerita ini mengandung konten yang tidak cocok untuk konsumsi beberapa kalangan tertentu, di antaranya kekerasan, bahasa kasar, humor gelap, dll. Dimohon kebijaksanaan pembaca. •Seluruh atau sebagian isi cerita bisa saja berubah, mengalami penambahan dan pengurangan, atau hal lainnya, tanpa pemberitahuan lebih dulu. Silakan cek secara berkala. Untuk diperhatikan: [18+] [Violence] [Blood & Gore] [Profanity] [Suggestive Themes]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu