We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
FEBIAN [ON GOING]

FEBIAN [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,148
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
❝kita tak tau kapan harus berhenti jatuh cinta❞ Dua sajak rumpang yang berkelana di dunia penuh kepura-puraan, saling beriringan dalam perjalanan mereka untuk berkelana lebih jauh, menyisir senja dalam renungan kedua insan yang tak tau kapan saling jatuh cinta. Dua sajak rumpang yang sedang berkelana di negri antah berantah untuk menemukan pelengkap dari bait-bait nya yang masih kosong, entah dengan cara menyatukan kedua sajak tersebut, atau malah mencari sajak lain yang lebih tepat.
All Rights Reserved
#28
lavender
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • About Time
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Jatuh Hati
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Skaya & the Big Boss ✓
  • CACING PITA
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • SyaNan
  • Lalu, aku ini siapa? [COMPLETE]

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines