We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sunyi Dalam Ramai

Sunyi Dalam Ramai

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2020
WpInfo
Poetry
Sunyi adalah seorang puisi keempat dari lima bersaudara yang bercita-cita untuk membahagiakan orang disekitarnya, sampai kapan pun. Tantangan terberat hidupnya adalah membereskan rumah yang sulit untuk ramah, Sekolah yang tak bertuan guru Sahabat yang plin-plan dan penghianat Kisah cinta yang selalu menyedihkan Cita-citanya dibungkamnya diganti dengan apa yang harus membuat orang lain bahagia Ia tertuju pada sebuah kalimat "kapan kamu akan egois, dengan mementingkan kebahagiaan mu?" ujar seorang teman hayalannya.
All Rights Reserved
#3
fuji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Riuh Dalam Sunyi
  • 《This Heart♡》{END}S2 CEK ACCOUNT INI
  • Rasa Yang Hilang
  • Cheers To Youth | Seventeen
  • Serpihan Sunyi [PROSES TERBIT]
  • Still Alive
  • Langit Langit Damaskus Bersaksi

"Setelah menikah, cinta yang selama ini terus meluap akan menemukan tempat untuk tenang." Boboiboy sama sekali tidak mengerti. Pernikahan tidak membuat segalanya menjadi lebih mudah, tidak juga menjinakkan gelombang perasaan yang terus datang tanpa henti. Sebaliknya, cinta itu justru tumbuh menjadi lebih dalam, lebih pekat, seakan menolak untuk berhenti. Semakin dia menjalani pernikahannya dengan teman masa kecilnya, semakin dia menemukan alasan lain mengapa pernikahan itu ternyata lebih rumit dari yang dia kira. Membuatnya kebingungan dan mengharapkan lebih di setiap sentuhan kecil. Sekarang Boboiboy mencoba memahami bagaimana mungkin hatinya bisa terus melimpah padahal dia telah memberikan semuanya? "Setiap hari bersamamu adalah pelajaran tentang kebahagiaan." Istrinya yang manis tersenyum padanya. "Dan setiap pelajaran yang kudapat membuatku semakin mencintaimu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines