My Fat Girl

My Fat Girl

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Yura Ramadhany berkerja disebuah kantor penerbit, ia harus terus menghasilkan suatu karya dengan baik di perusahaan tempat ia berkerja. Suatu ketika sang direktur yang bernama Mahendra Nur Ramadhan selalu menyalahkan kinerja Yura, hingga membuat gadis bertubuh gempal itu ingin menyerah saja namun dibalik itu semua Mahendra menyukai Yura yang bukanlah tipe idealnya. Akankah Yura tau bahwa bosnya memendam perasaan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Nur
  • Duduk Manis, Jabatan Datang (Terbit)
  • RIMBA MERUN
  • Kalam Cinta Darimu
  • TOUCHED (End)
  • My Sweetest Popcorn
  • Cinta Sejati
  • Mak Comblang Kena Batunya
  • Duda Incaran Shana (SELESAI)
Diary Nur

Ada yang bilang pendiam dan pemalu itu berbeda. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Nur. Sama saja. Kedua sifat itu ada di dalam dirinya, juga semua sifat lain yang membuatnya menobatkan dirinya sendiri sebagai orang yang introvert. Sifat ini semakin diperparah pula dengan tingkat kepercayaan dirinya yang anjlok. Hal yang membuat Rani sahabatnya sering kali geregetan sendiri. Di kampusnya, Nur punya seseorang yang ditaksirnya sejak semester satu. Rio namanya. Cowok gentle lagi ramah yang disenangi banyak orang. Kelakuan Rio yang pada dasarnya memang baik sering kali membuat Nur menjadi salah tingkah dan menganggap bahwa Rio memang menaruh perhatian padanya. Namun Nur harus bersiap patah hati mengetahui bahwa Rio tengah dekat dengan Martha, si kembang kampus. Di saat yang sama, seorang pemuda Alvin hadir di kehidupan Nur. Ada-ada saja kebetulan yang mempertemukan mereka berdua. Hingga saat Nur harus patah hati karena Rio dengan Martha, Alvin lah yang hadir di sana menghiburnya. Alvin membawanya pada pemahaman-pemahaman baru yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Nur dibuat terpana dan terhasut untuk mengikuti berbagai pandangan hidup filosofis ala Alvin. "Cantik itu hanyalah sebuah pengakuan. Karena itu sifatnya sangat subjektif. Namun banyak wanita menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mendapat pengakuan itu. Padahal hidup mereka jelas jauh lebih berharga daripada sekedar untuk mendapat pengakuan seperti itu." ~Alvin "Kehadirannya memang tak berhitung bulan. Hanya beberapa minggu, tapi memberi pengaruh besar terhadap diriku." ~Nur

More details
WpActionLinkContent Guidelines