NARASI UNTUK CAKRAWALA

NARASI UNTUK CAKRAWALA

  • WpView
    Odsłon 13
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja czw., maj 7, 2020
Akan ada banyak kata, makna, dan juga rasa yang tak sempat tersampaikan, entah karena kamu yang terlalu malu mengungkapkannya, atau karena dia yang tak pernah memberikan mu kesempatan untuk saling berbicara. Semua itu kewajaran, tapi semuanya juga tak baik jika terus dipendam, maka lahirnya narasi ini adalah untuk banyaknya kata yang tak sempat tersampaikan.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#261
hujan
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Barisan Penyesalan
  • Diam
  • Setelah Langit Berbisik
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści