Two Psychopatic Girl [On Going]

Two Psychopatic Girl [On Going]

  • WpView
    LECTURAS 2,566
  • WpVote
    Votos 1,348
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 6, 2020
"Hah!Gu-gue ada di mana ini?gelap sama bau anyir lagi?" tanya Selina ketika sudah sadar dari pingsannya. "Gue gak tahan di tempat ini, siapa yang bawa gue kesini?gue mau balik." batin Selina yang hendak berdiri dari tempat ia duduk. Akhhh.... "Ini kenapa kaki sama tangan gue di iket begini?siapa yang udah berani nyekap gue di tempat seperti ini?" ucap Selina yang baru sadar kalo ternyata dirinya sedang di sekap di tempat ini. "Siapa yang nyekap gue ditempat ini?gue tau siapapun orangnya, lo pasti masih berada di sekitar sini. KELUAR LO!KELUAR SEKARANG!" teriak Selina. Plokk... Plokkk... Plokkk... Suara tepukan tangan dan tawa menggema di seluruh ruangan, yang membuat Selina menjadi ketakutan. Dari mana asal suara itu?Dan siapa? Penasaran sama ceritanya?yukk baca kelanjutannya. Jangan lupa follow wp aku juga. 🤗🤗
Todos los derechos reservados
#514
balas
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • SAGA [On Going]
  • SeLYna🍂
  • AILAH(END)✅

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido