SEPARUH GELAP

SEPARUH GELAP

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gue siswa kelas X. Gue sekolah di SMA Wijaya Darhma. Gue punya pengalaman hidup yang seharusnya gak di alami sama anak seumuran gue. Gue hidup menjadi seorang yang dingin dan penyendiri. Sebenarnya bukan itu yang gue mau. Gue punya suatu alasan yang bikin gue jadi gak peduli sama orang lain. Sebelumnya saat gue kecil gue anak yang ceria. Tetapi di saat gue mulai masuk SMP semuanya hanya serasa hampa. Gue gabisa ngerasain tertawa bareng temen. Gue gabisa ngelakuin hal yang gue suka. Gue yakin suatu saat nanti akan ada orang yang ngisi kekosongan dalam hidup gue. Dan bikin hidup gue kembali berwarna. -Alfred Van Skylar
All Rights Reserved
#967
sedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • love bells[ON GOING]
  • Hidden Love
  • Aku Tetap Menunggumu
  • Gula - Gula
  • Antara Mencintai dan Dicintai
  • After With You
  • ALFA [selesai]
  • BETWEEN
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines