We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Elpis Quartilla: Adiwira Semesta

Elpis Quartilla: Adiwira Semesta

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Ketidakpedulian berujung pada ketakutan, ketakutan berujung pada kebencian, dan kebencian berujung pada kejahatan. Itulah persamaan kehidupan." -Averros Kalimat yang dipegang teguh oleh semua anggota Elpis Quartilla pada saat itu, kalimat yang membuat kita sebagai manusia sadar atas eksistensinya, dan tentunya, kalimat yang menciptakan rasa peduli pada setiap hal yang ada dalam dunia ini, asalakan itu baik.. Sama seperti diriku sekarang, yang sudah hidup selama lebih dari 2000 tahun hanya untuk "peduli", melakukan apapun demi menciptakan rasa kesatuan di kehidupan di bumi, serta melihat perkembangan umat manusia dari waktu ke waktu. Namun... semuanya terasa lebih cepat sejak hadirnya anak ini, mengubah cara pandangku tentang "peduli" dengan "mengerti" Bukan karena dia memang spesial dari awal, memiliki tingkat pengetahuan yang luas seperti filsuf, atau karena dirinya penuh dengan dedikasi, bukan.. bukan karena itu semua. Akan tetapi sebaliknya, karena dia tidak memiliki apapun untuk diberikan dan tidak meminta apapun untuk dikembalikan, dia adalah anak penuh dengan ketidaktahuan yang haus akan ketidaktahuan tersebut.. Semakin dia mencari, semakin dia bertanya. Semakin dia berjalan, semakin dia ingin berlari. Seperti itu seterusnya... Itulah mengapa.. ketika aku memperdulikan ceritanya, aku menemukan, bahwa dirinya lebih dari yang secukupnya. Dia bagaikan aktor figuran yang siap menjadi protagonis kapan saja, dia bagaikan pemain cadangan yang tak peduli akan bermain atau tidak sama sekali. Dan itu yang membuatku selalu bertanya-tanya, kenapa dia tetap ingin berguru pada orang seperti saya? dengan asumsiku aku menjawab, "mungkin karena memang aku bukanlah siapa-siapa dan itulah mengapa dia ingin lebih tau apa yang diketahui oleh bukanlah siapa-siapa demi melengkapi ceritanya." Dari situ aku percaya dan memohon. "baiklah, "cerita", tolong buat anak ini memiliki pengalaman yang membara."
All Rights Reserved
#9
warriors
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where am I?
  • TK A
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Blood Of Friendship
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • A Symphony of life
  • My Duchess / End
  • Twinblossom
  • Alefandra
  • Sihir Sang Pangeran-CH【𝐄𝐍𝐃】

Menceritakan tentang seorang gadis remaja yang mencoba mencari kebebasan, namun alih alih mendapat kebebasan, dia hanya mendapatkan kehampaan dan terjebak dalam labirin kecemasan yang tak ada ujungnya. Sosok gadis yang seharusnya menjadi periang, kini berubah menjadi gadis yang sulit bekspresi. Wajahnya bagaikan topeng mati, ia sulit menunjukkan perasaannya lewat ekspresi wajahnya, namun hanya bisa dari matanya. Semua itu terjadi akibat masa kecilnya yang suram dan membekaskan luka permanen baginya. Hingga sampai disaat ia menginjak umur remaja pun hal itu masih belum berakhir. Namun disela sela penderitaannya itu, terdapat seseorang yang terus menjaganya dengan setia hingga maut pun benar benar menjemput mereka berdua. "Aku hanya ingin cinta yang murni, bukan nafsu maupun obsesi." "Namun kau berada diantara lingkaran setan. Tak ada yang waras disini, sama sepertiku. Kau akan selalu tertidur dalam dekapanku hingga mati. Mataku terlalu buta pada hatiku, dan demikianlah juga kewarasanku terlahap habis disaat memandangmu. Kau adalah dophamine ku yang sesungguhnya." - Angelino Renatu Da Cruz //PERINGATAN!!⚠️\\ Cerita ini mengandung unsur kekerasan, Vulgar, dan penuh kata kasar. harap untuk mempertimbangkan kembali dan mengambil keputusan yang tepat. Semua alur pada cerita ini diambil dari imajinasi sang author dan fiksi belaka. Jika saja ada kesalahan dalam penulisan dan pembawaan topik, tolong maafkan sang author ini. karena masih belum pandai dalam menata kalimat, dan jika ada yang merasa tersinggung pada salah satu kalimat sekali lagi author meminta maaf!!🙏 Dan sekedar informasi tambahan lainnya, author sangat menyarankan para pembaca agar membaca postingan dibagian conversation akun ini dulu, karena ada informasi yang lebih lengkapnya biar kalian sebagai pembacanya yang baru nemuin cerita ini nggak terlalu bingung sama pemilihan tema bahasanya~

More details
WpActionLinkContent Guidelines