Bos besar di taklukan![transmigrasi]

Bos besar di taklukan![transmigrasi]

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2020
Bertransmigrasi ke abad pertengahan dengan sihir dimana-mana! Dunia yang selalu di bilang dongeng benar-benar ada! Kedatangan bos besar yang menakutkan!! Dewa sihir terbaru!! Seseorang tertentu yang lebih menakutkan!!!!!!!!!! Dewi yang tidak memakai sihir!!!!!!!! Negara L telah hancur karena memprovokasi bos besar! Sekelompok dewan sihir menatap orang tertentu... 'Bisakah anda mengembalikan negara itu?' Sekelompok dewan sihir bertanya pada bos besar. 'Tentu, jika kau menang melawanku,' Bos besar berkata acuh tak acuh. -Kami ingin pulang TvT- sekelompok dewan sihir yang babak belur. 'Mari kita pulang, daging kelinci anda telah siap,' Seseorang tertentu menarik kerah bos besar. 'Baik,' Bos besar berubah menjadi anjing patuh yang setia~~ '...' Bisakah anda melepaskan kami dulu??!! Sekelompok dewan sihir yang tergantung di awan... *** 'Saya akan pergi ke pasar, diam di rumah dan berperilaku baik!' Seseorang tertentu memperingati. 'Ya, tentu saja, tidak masalah!' Bos besar mengangguk liar. Setelah seseorang tertentu pergi... Negara W telah hilang!! Kota Q hancur!! Sekelompok dewan sihir mendadak amnesia!! Meminta pengunduran diri... Seseorang tertentu yang hanya meninggalkan 10 menit o_o ******************************************************************************** First story!! Karena aku suka cerita transmigrasi yang ada komedinya, jadi aku mencoba membuat cerita seperti ini, berlatar belakangkan dunia eropa dengan sihir. Author: Because_im_Queen Nama pena: Queen Athi Cerita ini murni hasil pemikiranku sendiri, tidak mengandung plagiarisme dan tidak menyinggung SARA.
All Rights Reserved
#44
eropa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only for Villainess (Tamat)
  • Darla, Antagonist Lady [END]
  • Free Lady : Alternis Time
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • Legacy of Velmora Season 1
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • The Miracle Of Crystals
  • Life: Of The Fantasy World
  • PUTRI YANG DITINGGALKAN
  • Somewhen to be Forgotten

Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines