Wanita untuk Harist

Wanita untuk Harist

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Di sini aku akan bercerita, mengenai sebuah kisah lika liku selama ini. Kisah ku yang sangat menekanku, kisah ku yang mendewasakanku, kisah ku yang membuat diriku mengerti apa yang sebaiknya aku harus lakukan. Ini adalah kisah mengenai sebuah kelam dan harapan. Dan sekarang harapan itulah yang kudapat, aku menemukan wanita yang sangat baik, dia separuh tulang rusukku. Dia adalah yang terbaik. (maaf hiatus dulu) [Harap follow, Vote, dan comment]🌺
All Rights Reserved
#144
lagi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • ALWAYS YOU
  • My Childhood Dream
  • Dandelion [TERBIT]
  • Human Disease
  • INNER
  • LUKA

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines