We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Taaruf Kedua (Selesai)

Taaruf Kedua (Selesai)

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, May 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah Cinta Luar Biasa dari Sang Maha Cinta Akuu pernah lancang memberi kesenangan pada iblis dan syaitan, merusak masa depan ,merusakk epercayaan orangtuaku. Tapi Allah tetap memberiku cinta luar biasa, sebuah rencana mahabijaksana sang pemilik cinta dan kebahagiaanku sebagai imbalannya. Terimakasih wahai pemilik segala cinta yang memastikan tak ada satu jiwapun yang kekuranga dan yang membuka pintu maaf untuk pendosa. .
All Rights Reserved
#3
mahar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Mahasiswi Calon Istriku (End)
  • Ta'aruf, Yuk! [SUDAH TERBIT]
  • My Gus
  • Lelaki Pilihan Surga
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Jodoh Pengganti (✔)
  • Rania: Melebur Trauma, Menyambut Bahagia
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Skripsi Pengantar Cinta  [TERBIT] ✓
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines