Story cover for K? by Byun6112
K?
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 08, 2020
Satu kata yang tepat untuk menggambarkan kami. 

BERBEDA.

Bagaimana tidak. Kakakku itu cantik, siapa laki-laki yang tidak akan menyukainya?jawabannya pasti tidak ada.

Kakakku orang yang ramah dan murah senyum. orang-orang selalu baik padanya.

Dia pandai memasak, sungguh. Siapa yang tidak akan memuji masakannya setelah mencicipi? jawabannya tidak ada.

Biar kujelaskan lebih singkat. Dia cantik, sopan, ramah, murah senyum, pandai memasak, dan rajin. Intinya calon istri idaman. Aku sungguh berpikir laki-laki beruntung seperti apa yang akan bersanding dengan kakakku nantinya.

Sedangkan aku? Sifatku tentu saja kebalikannya.

Lalu kenapa cowok bunglon itu lebih memilihku daripada kakak? 

Tidak ini tidak bagus. ini MENYEBALKAN, sungguh.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add K? to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
17 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
TERJERAT CINTA JANDA 21+ [END] by Indiyalsa_
32 parts Complete Mature
[KONTEN DEWASA, MOHON MEMILIH BACAAN SESUAI USIA] 🔸 ROMANCE 🔸 USAHAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA.....!!!! _______________________________ *Note : - Terdapat adegan 🔞 - Sexuality - Tindakan kekerasan - Berdarah-darah - Dan Kalimat-kalimat kasar "Saya akan tanggung jawab," Nacita menoleh menatap Sean dengan tatapan bertanya. "Kita menikah." Lanjut nya. ~Sean~ "KARENA SAYA MANDUL PAK, MANDUL, SAYA TIDAK AKAN PERNAH BISA HAMIL, NGGAK AKAN PERNAH BISA, ITULAH KENAPA MANTAN SUAMI SAYA MENINGGALKAN SAYA, KARENA SAYA MANDUL PAK MANDUL hiks...saya mandul pak, saya tidak akan pernah bisa hamil hiksss, jadi bapak nggak perlu merasa bersalah dengan hal ini, sa-saya wanita cacat, sa-saya nggak bisa hikkss, saya nggak bisa hamil, nggak bisaaaa hikkss. Pertanggung jawaban bapak hanya hal yang sia-sia." ~Nacita~ ---- Kehilangan janin dalam kandunga nya. Di sakiti. Di hianati. Dan di bohongi. Wanita mana yang rela merasakan hal semenyedihkan itu? "Hidup telah mengajari saya bahwa Anda tidak dapat mengendalikan kesetiaan seseorang. Tidak peduli seberapa baik Anda kepada mereka, bukan berarti mereka akan memperlakukan Anda sama. Tidak peduli seberapa besar artinya bagi Anda, bukan berarti mereka akan menghargai Anda sama. Terkadang orang yang paling Anda cintai, berubah menjadi orang yang paling tidak bisa Anda percayai" ~Nacita~ "Kau tau, lelaki akan memiliki dua wanita di hidupnya, pertama sebagai orang yang akan di ajak serius dan yang kedua sebagai pelacur pribadinya, dan jika engkau sebagai yang kedua, kau tidak akan pernah di hargai sekeras apapun usahamu,namun jika kau mampu menjadi yang pertama, dia tak akan pernah membiarkan setetes air pun mengalir dari matamu." ~Sean~ Start : 29-06-2022 revisi 30-04-2025 ❌Di larang mencopas atau mencuri karya saya. Ini asli hasil dari imajinasi saya sendiri.
Pretty Careless by annstsy17
16 parts Complete Mature
Oke, biar akrab kita kenalan dulu Nama gue Alea meisa pratama gue biasa di panggil al. Orang bilang gue tuh cantik, tinggi, dan gue punya warna mata yang Indah yaa itu sih kata mereka. But not bad lah yaa. Tapi tenang kalian bisa nilai gue sendiri lah, mangkanya baca yee hehe. engga sihh engga gue ga maksa ya pokoknya tetep terserah kalian. Gue anak kedua dari 2 bersaudara yaa gue punya abang, namanya Mahesa langit pratama gue biasa manggil dia bang esa. Gini gini gue gamau banyak omong deh masalah abang gue nanti kalian bisa nilai sendiri. Yang jelas dia cakep banget ga ngerti lagi deh gue. Parahnya gue sampe bosen kalo udah ada temen cewe gue yang titip salam buat bang esa. Gue sama bang esa yatim piatu dan yapp kita berdua di tuntut mandiri. Kadang bang esa sering cape sendiri sihh gara gara dia gabisa nolak sifat alamiah gue yang manja nya ga ketulungan. Tapi yang gue liat dia tuh gamau ngomong ke gue. Tuhh kan gimana gue ga bahagia punya spesies abang kaya gini udah cakep begini pula sifat nya. Nahh mupeng deh lu pada wkwk Last but not least gue punya sahabat cowok yang bisa dibilang yaa kaga cakep cakep amat itu sihh versi gue tapi lagi lagi kalian bisa nilai sendiri dehh. Namanya Rega saputra gustiawan, dia sama gue udah kaya kaleng rombeng aja tiap kali ngobrol emang ga tiap waktu juga sihh tapi dia seru. Rega dan gue kenal dari kita masih jadi bocahan smp. Dia pindahan gitu ke komplek rumah gue tapi kita beda blok yaa Bagus lahh ga kebayang aja kalo rumah gue sebelahan sama dia bisa bisa ga tenang iduo gue. Rega sering banget bilang ke gue kalo gue tuh ceroboh sampe ketulang. Yaa gue akuin sihh tapi gimana dong kan udah dari sono nya begitu. Tapi mau berapa ratus kali dia bilang gue ceroboh yaa tetep dia dia juga yang mau gue repotin kalo si sifat ceroboh sialan gue itu dateng. Mangkanya betah gue sahabatan sama dia. Udahh ahh pokoknya gitu dehh yaa. Ada gue, ada bang esa, ada rega nahh kita bertiga mau ngapain yaudah baca aja ntar juga tau.
You may also like
Slide 1 of 10
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Angel To Raya (END) cover
TERJERAT CINTA JANDA 21+ [END] cover
SYAKIRA how are you? cover
HE IS MY MINE! cover
Home (Completed) (Repost) cover
Istri Sah Ikky [B×B] cover
Pretty Careless cover
Love And Holidays cover
Oddly Coupley (Complete) cover

ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat

17 parts Ongoing

"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***