Cantik, ceria, pintar, primadona yang jadi rebutan cowok-cowok di sekolah, oh kehidupan yang sempurna, tipikal pemeran utama di kisah fiksi remaja. Tapi, aku tidak sedang mendeskripsikan diriku.
Lalu siapa aku? Setiap pemeran utama biasanya memiliki seorang teman yang suka rela bersama mereka di segala situasi, berperan sebagai pelengkap, dan tentunya tidak bisa menandingi pemeran utama dari segi apapun. Kehidupan mereka yang datar, kehadirannya tak ada yang menyadari, dan selalu menjadi bayangan dari pemeran utama. Ya begitulah peran pendamping, begitulah aku.
Lalu apakah hidupku datar? Iya. Setidaknya sebelum dia meninggalkanku, dan surat-surat aneh mulai menerorku.
"LENAAAAA! Berani-beraninya kamu taburin minyak di ruangan saya!" bentak Bu Atik
"Hwehehehe maaf bu, Lena sengaja" Lena mengacungkan dua jarinya disertai senyuman manisnya.
"Udah bu, usir aja tuh ratu lele dari sekolah"
Lena mendelik tajam pada Deran yang berjalan didepannya. "Iri bilang bos" cibirnya sambil memajukan sebelah kakinya.
Bruk!
"LENAAAAA!" seru Deran yang tengkurap dilantai setelah tadi tersandung kaki Lena.
✨✨✨
Alena Mahendra, cewek cantik SMA Dahlia dengan segala kejailan diotaknya yang membuatnya menyandang gelar troublemaker girl. Karena kelakuan-kelakuannya itu, membuat orang lain terseret kedalam masalah dengannya. Seperti Deran.
Deran Agustin, cogan 11 IPA 2 sekaligus waketos yang terkenal dengan kejutekannya dan sifat keras kepalanya yang lebih keras dari batu paling keras, atau tempramennya yang hampir melewati batas normal itu terpaksa harus terseret kedalam masalah-masalah yang Lena buat.
Tapi apa jadinya jika Lena si troublemaker itu punya sahabat pena yang membuatnya bangkit dari keterpurukan. Tapi, Lena sendiri nggak tau siapa dan seperti apa sahabat penanya itu.