Takdir Anak Belanda

Takdir Anak Belanda

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
Yatno berbisik tegas, "Orangnya berkepala batu!" "Mau bagaimana lagi? Selama ini kan dia hidup berkecukupan!?" sahut Hadi. "Iya, apa yang dia mau, selalu ada! Semuanya turun dari langit!" Yatno menambahkan. Peluh kedua laki-laki paruh baya itu membasahi pelipis masing-masing. Handuk di pundak berguna untuk mengusapnya. Wajah keduanya terlihat tidak semangat melakukan apa yang sedang dikerjakan. Berada di bawah terik matahari, mereka menggali sebuah kuburan. Padahal belum lama ini yang menjadi mayat dikuburkan. Tidak jauh dari tempat mereka menggali, pria yang dibicarakan menangis tersedu-sedu. Tiga orang mengelilinginya, dua antaranya adalah kerabatnya. Jan Harold Koenradd. Kalo dari muka dan tubuhnya sih pribumi, tapi dia berpakaian ala meneer. Panggilannya, Anak Belanda. Dialah orang yang sedang menangis tersedu-sedu. Menunggu kedua orang suruhannya menyelesaikan pekerjaan, mengambil mayat istrinya. Sedari tadi, si Anak Belanda merengek, "Istriku masih hidup! Dia belum mati!" Cerita ini mengisahkan kehidupan si Anak Belanda yang bertarung melawan apa yang tidak bisa dirubah, takdir. Sekalipun takdir selalu menyapanya, dia akan selalu acuh mengabaikannya. Hingga akhirnya takdir benar-benar memusuhinya. Ketika takdir memusuhinya, hampir tidak ada satupun bagian kehidupannya yang tidak dirusak. Kisah cintanya, hubungan keluarga dan orang tuanya, kehidupan bisnis dan ekonominya, bahkan hingga hidup berbangsa dan bernegaranya. Apakah takdir benar-benar dari tuhan? Bila memang benar, mengapa membabi-buta begini? Apa gunanya tuhan memberi akal dan cara menguasainya, bila takdir selalu menghalangi? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan semakin semarak mendatangi. Namun, tidak begitu dengan jawaban. Mungkin di akhir kisah, jawaban akan berkunjung menemui si Anak Belanda. [Kisah keluarga dan kehidupan, romansa dan perselingkuhan, hingga perang dan pembunuhan. Mengandung unsur kekerasan dan seksualitas. 18+]
All Rights Reserved
#4
classic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All About You [END]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Fate at the Edge of the sword
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Gardenia | END
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Baneblood Brotherhood (hiat)

Hidup dengan bergelimang harta tak selamanya membuat seseorang bahagia. Itulah yang dirasakan oleh Andra Bharata. Terlahir dari keluarga kaya tak lantas membuat pemuda berusia 18 tahun itu bahagia. Ayah dan ibunya bercerai saat ia masih kecil. Permasalahan keluarga Bharata yang cukup pelik membuat hubungan Andra dan sang ayah, Arga Bharata, seperti orang asing. Setelah kedua orang tuanya bercerai, Andra tinggal bersama kakek dan neneknya. Ketika Andra duduk di bangku SMP, sang nenek meninggal. Lalu, disusul sang kakek yang meninggal saat Andra hendak naik ke kelas 12 SMA. Sang ayah yang kini telah memiliki keluarga baru, tak bisa mengajak Andra tinggal bersama. Oleh sebab itu, Andra tinggal seorang diri di sebuah apartemen mewah milik mendiang sang kakek. Keadaan tersebut membuat Andra merasa hidup sebagai yatim piatu sekalipun kedua orang tuanya masih hidup. Berbeda dengan Andra. Windy Aryani adalah seorang gadis yang cantik dan cerdas. Berkat kecerdasannya, Windy masuk jajaran murid terbaik SMA Adhyaksa yang merupakan sekolah elite dan unggulan. Gadis berambut sebahu itu berasal dari keluarga sederhana yang harmonis. Sejak kecil, Windy hidup dengan berlimpah kasih sayang. Terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan, Windy bertekad untuk menjadi sukses demi membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuanya. Oleh karenanya, gadis itu belajar keras agar bisa menggapai cita-cita dan mengangkat derajat orang tuanya. Windy dan Andra menjadi teman satu kelompok untuk menaikkan nilai rata-rata kelas yang tidak seimbang. Banyak menghabiskan waktu belajar bersama, Andra dan Windy perlahan jadi dekat dan mulai memahami keadaan satu sama lain. Kehidupan keduanya yang sangat berbeda menjadikan mereka belajar, bahwa hidup ini tak bisa sepenuhnya dinilai dari materi. Kadang, seseorang yang hidupnya tampak bahagia, belum tentu benar-benar bahagia. Begitu juga sebaliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines