We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Raconteur

Raconteur

  • WpView
    Reads 1,028
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2020
WpInfo
Fanfic
1Direction
Jika aku mengulas kembali semuanya, aku merasa ingin kembali hidup dimasa itu. Aku merasa bodoh karena tidak sejak awal aku memperkenalkan diriku pada Nessa. Kenapa tidak sejak dulu aku membawanya pergi hingga aku bisa membantunya menepis tangisannya, kesendirian dan segala masalah yang mengganggunya. Sejak dulu dia memang sudah menjadi obat disegala lukaku dan mengaitkan kembali kepinganku yang telah terpisah sebagaimana dia mengaitkan kembali gelangku dan batman kecil itu. Dia adalah plaster medis dari segala lukaku dan pengait dari harapanku. Dia adalah Nessaku, dan seperti yang kukatakan, aku telah jatuh hati pada dirinya sejak awal. Sang gadis dengan plaster medis yang kusut. Aku memang tak tahu bagaimana bercerita dengan benar, tak tahu mengenai plot dan terkadang aku malah berbelok dari pembicaraan namun jika itu mengenai dirinya, mengenai Nessa. Aku adalah seorang Raconteur. (Pendongeng)
All Rights Reserved
#22
harrystylesfanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelita Di Tengah Malam: Langkah Di Bawah Sang Rembulan
  • Different [END]
  • The Fate Of My Life (END)
  • Empty // HARBARA [Completed]
  • Can I Be Yours? (Niall Horan)
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Tyllie {END}
  • its me {LENGKAP}
  • Shadows of the Main Story

[This book is under revision] [Hiatus, Tidak berlanjut] Mengisahkan seorang pemuda yang terlahir di keluarga kaya raya, dengan harta dan privilege yang berlimpah. Seorang pemuda bersurai hitam dengan manik oranye terang seperti bintang yang menakjubkan. Namun, seiring bertambahnya usia, ia semakin terjerumus dalam jurang kegelapan yang tak berujung, tanpa secercah pun cahaya terang. Ia terus berjalan dalam kesunyian di gelapnya bayang-bayang, melangkah maju seorang diri hanya ditemani keheningan. Semakin jauh ia melangkah, semakin dalam pula ia tersesat dalam kekosongan. Hingga akhirnya, berjumpalah ia dengan sebuah pelita kecil yang hampir redup, satu-satunya penerang jalan ditengah gelapnya bayang dunia. Pelita itu selalu ia jaga dengan segenap upaya, sembari terus melangkah melewati kegelapan tanpa ujung. Hanya pelita kecil itulah yang menjadi penuntun setiap langkahnya, sebuah api kecil yang memberinya harapan besar untuk dapat melangkah keluar dari kegelapan. Namun, apakah mungkin baginya untuk terus menjaga pelita itu tetap berkobar? Apakah ia akan kembali ke dalam kehampaan dan berjalan tanpa tujuan? Apakah mungkin baginya untuk terus berjalan saat pelita itu padam kelak? Mampukah ia untuk melakukan itu? Mampukah ia untuk menerima kegagalan itu? Mampukah, ia berjalan lebih lama dalam bayang gelap? Maka dari itu, tak akan aku biarkan pelita itu padam. Apapun caranya, apapun taruhannya, pelita itu tak boleh padam! Sampai aku menemukan arti dari hidupku yang sebenarnya!... Sampai saat itu... Aku... Akan terus... Menemani... Aku... Akan terus menjagamu! Jadi tolong! Jangan tinggalkan aku, dan bertahanlah lebih lama! Percayalah padaku... Written by: Aiko Yuka Tamada Cover by: Aiko Yuka Tamada Fanfiction plot by: Aiko Yuka Tamada Original work: Bakwan Fight Back, By: BeaconCream_ Fanfiction: Medi Atmaja/Duo Atmaja, Atmaja Family Note: masih pemula, jadi maklum kalo jelek dan ga beraturan.... :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines