Separuh Lingkaran

Separuh Lingkaran

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
"Kembar tak selamanya sama, mereka juga punya ciri khas masing-masing, bahkan ada yang 180 derajat sangat berbeda, jadi loe nggak boleh secepat itu mendefinisikan mereka sama". Ucap rina pada dijah. " ah, duli amat deh, pokoknya tetap aja mereka sama, udah ah, males bahas ini lagi". ujar dijah "jah2, di tembak cowok seganteng dia tuh harusnya loe bersyukur, bukan malah kufur nikmat kaya gini". " Udah nyerocos nya?..., gue nggak mau aja jadi mainan mereka, dan gue nggak mau juga main-main sama yang namanya cinta, karena semua orang juga tau kan, kalau cinta itu manis nya di awal doang, ujung-ujungnya ya sengsara, gue mah lebih milih mencegah dari pada mengobati". ujar khadijah menjelaskan. begitu lah cuplikan kisah di cerita ini, seorang wanita sederhana yang sangat berhati-hati dalam menempatkan hati, masa lalunya yang begitu kelam, membuat ia tak mudah untuk memberikan hatinya. entah sampai kapan ia akan terus seperti itu, perjalanan hidup nya begitu rumit dijalani, hingga akhirnya ia bertemu dengan seseorang yang mengubah dirinya 180 derajat...
All Rights Reserved
#465
anaksekolahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA DOA DAN RASA
  • ALRIN
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Suck It and See (Complete)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • LOVE, LIFE AND LIES [COMPLETE]
  • FLAMBOYAN
  • satu Hati Beda Agama

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines