Love me, om!?

Love me, om!?

  • WpView
    Reads 601
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2020
17+ Aya gadis dengan tampang bule yang selalu ceria dalam menghadapi setiap permasalahan dihidupnya. Suatu hari ia bertemu dengan anak kembar yang sangat menggemaskan. Anak tersebut ternyata hanya diasuh oleh sang ayah tanpa kehadiran seorang ibu. Kehidupannya mulai berubah ketika ia mengasuh kedua anak tersebut. Perasaan berbeda mulai ia rasakan terhadap ayah sang anak, tetapi apakah sang ayah merasakan perasaan yang sama? Dunia mereka sangatlah berbeda. Si gadis yang masih SMA hanyalah gadis polos yang percaya cinta tanpa mengetahui pahitnya cinta. Sementara sang ayah seorang pria dewasa dengan dunia dewasa yang kelam yang sangat mengenal pahitnya cinta sehingga tak ingin lagi merasakan cinta. Bagaimanakah perjuangan sang gadis untuk mendapatkan hati sang pujaan? Apakah sang pujaan hati mampu melupakan masalalu yang menjeratnya? Apakah hubungan mereka berakhir dengan bahagia atau tragis? Terus ikuti cerita nuuuna ya, dijamin seru dan menarik.
All Rights Reserved
#300
sugardaddy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sugar Baby Milik Pak Dosen
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Linting Geminting21+
  • Desire
  • KESALAHAN KEDUDA ✓
  • Si Cantik, Penawan Hati [ TAMAT ]
  • Daddy Sitter 21+ (END)

WARNING 21+ ONLY! "Saya mohon pak, saya akan lakukan apa saja. Saya benar-benar membutuhkan uang tersebut." Gadis berusia 20 tahun itu bersimpuh di atas lantai dengan kedua tangan yang menyatu di depan dadanya. Wajahnya memelas penuh permohonan segera karena biaya rumah sakit tempat di mana ibunya dirawat kini tidak bisa lagi menunggu. "Ishany Nur Celia." Gadis itu menelan ludahnya yang terasa pahit, memberanikan diri untuk menatap mata hitam yang seperti ingin menelannya hidup-hidup. "Sa-saya mohon, pak.." Dia kembali terisak putus asa. Ishany memejamkan mata, air matanya lolos berikut dengan harga dirinya yang ikut merosot jatuh ke tanah. Demi ibunya, Ishany harus mau berkorban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines