FIRST LOVE

FIRST LOVE

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 5, 2021
Apakah kamu percaya dengan cinta pertama? Beberapa orang di dunia ini percaya akan kejaiban dari cinta pertamanya, bahkan ada yang mengikatnya dalam ikatan suci, ada pula yang berakhir dengan perpisahan, lalu tak sedikit yang terlambat atau tidak dapat mengungkapkannya. Setiap orang pasti mempunyai First Love dalam hidupnya, sebuah rasa berbeda yang pertama kali kita rasakan terhadap lawan jenis, entah itu kepedulian, perhatian, maupun letupan letupan rasa yang membuat hatimu bahagia saat dekat dengannya. Beruntunglah kalian jika sempat menyatakan cinta kepada cinta pertama kalian, Beruntunglah kalian jika sempat menikmati hari hari penuh bahagia bersama cinta pertama kalian walaupun ada yang berakhir membahagiakan dan ada juga yang berakhir perpisahan. Lalu bagaimana jika kita malah memendam rasa karena tak berani untuk mengungkapkannya? apa rasa itu akan memudar dengan sendirinya?........
All Rights Reserved
#6
yudha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • SHETAN
  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • Dia Datang,., [END]
  • Our Journey To Love
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • YOU'VE GOT ME FROM FIRST

Ini adalah kisah cinta pertama yang telah terjadi dan memiliki akhir yang gelap. Semua masa lalu yang sudah dikubur dengan susah payah, kini kembali dikehidupannya. Kinanty Alyana. Setelah bertahun-tahun "melarikan diri" akhirnya ia kembali. Kini ia dihadapkan dengan cinta pertamanya yang kelam. Membawa kembali perasaan cinta yang telah ia kubur jauh-jauh. "Kenapa kau tidak bisa melupakanku? Bukankah ini semua memang karena ulahmu yang kekanak-kanakan? Aku tidak bisa menjalankan hubungan ini denganmu, bahkan satu detik pun!" Masih teringat jelas dipikirannya. Kata-kata itu. Rasanya ia berharap bumi menelannya detik itu juga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines