Rute 01 : Singkat

Rute 01 : Singkat

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2020
Bagaimana jika di tengah derasnya hujan turun, kamu menemukan seseorang yang menangis tersedu-sedu, sedang kamu tak bisa melihat orang yang menangis karena memiliki suatu kenangan buruk yang erat kaitannya dengan tangisan? Asta yang memiliki kepedulian tinggi dan pembenci tangisan itu harus menghadapi bayangan buruk 'itu' lagi. Tak apa, Ini semua soal 'kepedulian' dan 'pertolongan'. _______________________________________________________ Pertemuan yang itu-itu saja, di tempat yang sama, dan di waktu yang sama juga mungkin membuat bosan. Namun, bagi seorang Nala yang rapuh, ia tak merasa dan tak akan merasa bosan, baginya ini adalah pengulangan menarik di waktu yang singkat. Halte, Bus, dan Pertemuan adalah rangkaiannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Fragmen
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Rainy Day (complete)
  • Cinta Satu Arah
  • Senja Yang Tak Berulang [Cerpen]
  • Different [END]
  • TERUNGKAP ATAU TERPERANGKAP  (END)
  • langit biru
  • Become an Extra or Main Character [END]

📍PART MASIH LENGKAP! ❝Luka tidak memiliki suara, sebab airmata jatuh tanpa bicara.❞ Keynara Zhivanna, gadis dengan kepribadian jutek dan dingin. Namun, siapa sangka dibalik sikap cueknya dia banyak menyimpan luka. Takdir seolah tak memihaknya saat ia harus mengetahui sebuah fakta yang telah merenggut masa depannya. Ya, Nara...hamil. Kecelakaan 'malam' itu benar-benar membuat hidup Keynara hancur lebur bersatu dengan tangisan dan teriakan frustasinya kala itu. Tak ada sosok yang bisa ia jadikan sandaran kala ia merasa lelah. Bahkan ia selalu mendapat penolakan dalam hidupnya. Termasuk laki-laki bejat yang sudah merenggut kehormatannya pun enggan bertanggung jawab. *** "Dasar jalang lo, Nara! Lo cuma butuh duit 'kan!? Gue bakal kasih berapapun asal lo enyah dari hidup gue!"-Kevan. *** "Enyah kamu dari rumah ini! Malu saya punya anak nggak guna kayak kamu!"-Liam. *** "Lo tuh cewek sialan yang beraninya masuk ke hidup gue. Gue benci sama lo, Nara!"-Genan. *** "Gu-gue mohon jangan sakiti dia. Dia anak lo!" "Bukan anak gue bangsat!" Jleb! ------- Akankah Nara bisa bertahan? (Silence Of Tears : Keheningan Airmata) 📍DIJAMIN TIDAK MINIM KONFLIK! 📍MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, TOXIC, DAN KEKERASAN! 📍CERITA INI BAKAL BIKIN KAMU EMOSI DAN SU'UDZON! AWAS DARAH TINGGI! 🏅Highest rank🏅 #2 fiksiremaja (24-7-22) #1 sad (21-7-22) #1 fiksiumum (17-7-22) #1 tears (30-6-22) #1 kasar (28-6-22) #1 nikahmuda (22-6-22) #1 baby (23-7-22) #1 pregnant (28-6-22) #1 psikopat (27-4-22) #1 lara (28-6-22) #1 airmata (16-5-22) #1 rapuh (24-5-22) #1 nara (28-6-22) #1 hamil (14-7-22) #1 acak (26-7-22) #7 cinta (24-4-22) #13 remaja (1-6-22) #54 sadgirl (19-4-22) ⚠DON'T PLAGIARISME⚠ HARAP FOLLOW SEBELUM BACA🙏 Hope you enjoy my story🤗 Happy Reading🌹 © bunnylovv

More details
WpActionLinkContent Guidelines