SELAT GIBRALTAR

SELAT GIBRALTAR

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Namanya Akira Yocelyn ,gadis sma yang ceria ,fun, friendly ,asikk . ia menemukan seorang pria yang dapat menggantikan posisi pria di masa lalunya . Dipertemukan di organisasi Pramuka . Kisah cinta nya tak pernah berhasil. Entah itu hanya jadi pelampiasan, atau teman saat sepi? . Baginya setidaknya ia bisa dekat dengan orang yang di anggap spesial Yaa dia juga bukan tipe cewek yang mau pacaran Dia tau pacaran dosa dan dilarang di agamanya makannya dia gamau pacaran Selama 4 tahun dia menyimpan rasa pada pria di kompleknya Lelaki itu jutek dingin ah sudahlah bisa²nya dia suka sama lelaki itu Ketika ia naik ke bangku SMA semua berubah,ia ingin mempertahankan perasaaannya,tapi ketika ada yang lebih baik,kenapa tidak? penasaran? Yuk baca yu
All Rights Reserved
#850
pramuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ARGA(End)
  • KANATA
  • Let Me Love You Longer
  • NEPTUNUS
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • About feelings   (selesai)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines