Good Morning introvert!

Good Morning introvert!

  • WpView
    Membaca 22
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 8, 2020
Seorang laki laki bernama Rizki yang merasa dirinya introvert. Introvert tidak melulu tentang nerd, tidak melulu tentang pendiam, tidak melulu tentang anti sosial. Introvert seperti jati diri, ia bergerak melebur di dalam darah, semacam zat yang mempengaruhi otak, ia bertindak sebelum berfikir, bersikap sebelum takdir. Dia punya tembok yang tidak bisa di terobos. Mungkin.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#163
loveself
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Colors of My Quiet World
  • Lima Pandhawa [END]
  • Hate Leads to Love
  • ketos dingin galak pacar ku!
  • 🪷 See You Again At School? {Netherland X Indonesia} 🪷 [Tamat]
  • Diary Of an Introvert (REPOST)✔
  • All Eyes On Me !
  • fvck u, goodluck.
  • Introvert
  • My Introvert girl

Raka Adinata adalah seorang ilustrator berbakat yang memilih bekerja dari rumah. Bagi Raka, dunia luar terlalu bising, terlalu penuh dengan ekspektasi yang melelahkan. Ia lebih nyaman bersembunyi di balik layar komputer, menciptakan dunia dalam ilustrasinya, daripada harus berinteraksi dengan orang lain. Namun, hidupnya mulai terguncang ketika sebuah proyek ilustrasi mengharuskannya bekerja sama dengan Aurel Maheswari, seorang penyiar radio yang ceria dan penuh energi. Aurel adalah kebalikan dari Raka dalam segala hal-berisik, spontan, dan selalu mencari cara untuk mendekat pada orang-orang di sekitarnya. Pertemuan pertama mereka terasa seperti tabrakan dua dunia yang bertolak belakang. Aurel yang penasaran dengan sosok Raka mulai mendekatinya perlahan, mengirimkan pesan suara setiap pagi, menyelipkan lagu-lagu yang diam-diam mencerminkan isi hati Raka dalam siaran radionya. Raka, yang terbiasa menghindari perhatian, mendapati dirinya semakin terganggu oleh kehadiran Aurel-bukan karena tidak suka, tetapi karena Aurel berhasil menembus pertahanan yang selama ini ia bangun. Seiring waktu, Aurel menjadi satu-satunya suara yang mampu membuat keheningan Raka terasa kurang menekan. Namun, semakin dekat mereka, semakin Raka sadar bahwa kebahagiaan Aurel tampak seperti topeng yang ia pakai di hadapan dunia. Ada luka yang Aurel sembunyikan di balik tawanya, sesuatu yang bahkan orang-orang terdekatnya tidak tahu. Ketika masa lalu Aurel mulai menyeretnya ke dalam pusaran kesedihan, Raka dihadapkan pada pilihan yang selama ini selalu ia hindari: tetap di zona nyamannya atau keluar dari dunia sunyinya untuk menyelamatkan seseorang yang telah mengubah hidupnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan