We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KETULUSAN

KETULUSAN

  • WpView
    Reads 590
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, May 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Arghhhh" Teriak asyaa melihat fadly hanya memakai handuk. "Arghhhh"Teriak fadly bersamaan dengan asyaa "Lu siapaa? Kenapa ada di apertemen gwa" Tanya fadly penuh selidik "Hah! Apertemen loh?" Asya geram karna itu adalah apertemen milik asyaa "Iyaa" ucap fadly singkat "Ini tuh apertemen gwaa bukan apertemen loh. Lo h orang yang ga jelas yang pingsan di jalanan yang nyusahin gwa terus gwa bawa ke apertemen gwa, dan elo enak banget bilang ini apertemen loh" jeas asyaa "Ini aperteman gwaa nih ini kamar gwa, gwa inget banget dan luh kalo ga percaya ikut gwa ke ruang tam........" ucap fadly terhenti karna melihat bingkai poto besar terpajang di dinding ruang tamu. "Apa mau bilang apa" jawab asya puas karna membuat fadly diam dan malu Penasaran kelanjutan ceritanya pantengin terus ya ceritanya. Jangan lupa vote, komen, and share ke temen-temen kalian Author berharap ada yang baca cerita pertama author:(
All Rights Reserved
#762
ketulusan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VARELZA (END)✔️
  • AUDREY
  • BAPER [COMPLETED]
  • BLACKPINK X BTS (end.)
  • FALLING IN LOVE
  • East sky first love
  • Aku Adalah Lukamu
  • Three Targeted Girls!!
  • FRIENDS AND LOVE [ COMPLETED ]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]

21+ 🔞⚠️ free gif 😌 (semua cerita lengkap) "Hei kamu! Jangan bunuh diri! Aku tau pasti kamu lagi banyak masalah, tuhan akan marah jika kamu sampai nekat lakuin hal ini" teriak Varel. Zania menoleh ke arah samping menatap anak laki-laki yang seumuran dengannya. "Tau apa kamu?!" Balas Zania menatap Varel sinis. "Aku emang tidak tau apa-apa, tapi kamu turun dulu!" Teriak Varel. "Aku mau mati, kamu jangan ikut campur!" Teriak Zania parau. "Mau mati bareng aku?" Ajak Varel. Zania tersenyum getir. "Yaudah, ayo lompat bareng" ajak Zania. *** Jangan lupa mampir yaa :) Cerita ini murni hasil pikiran aku, no plagiat ! Jika terdapat persamaan antara cerita yang lain author ga tau apa-apa, mungkin saja hanya mirip dan pemikiran yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines