Kemana perginya api setelah dilepas katupnya ...
Kemana perginya awan setelah habis airnya ...
Dimanakah hujan ketika kemarau menjelang, pun dimana mentari ketika penghujan datang.
Bukankah seperti itu harusnya hidup ini berjalan. Satu berkunjung, lalu melangkah pergi. Entah hentakannya tertuju ke barat atau timur, tidak peduli sempat atau tidak dia berpamit, suatu saat pastilah ia pergi. Sebab kehilangan memanglah bagian dari memiliki.
Barang siapa yakin untuk memiliki, maka dia bersiap merasakan kehilangan atas apa yang dimilikinya.
Lantas ...
Pantaskah kita bersedih karena sebuah kehilangan? Memandang bayangan kosong di depan kelopak mata.
Ini adalah kisah tentang manusia. Tentang seseorang yang merasa hilang dan kehilangan.
Semoga saja setelah membaca ini kamu tahu hakikat dari kata 'hilang'.
Cinta yang hilang bukanlah sesuatu yang bisa dihapus begitu saja. Ada yang mengatakan bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya, namun bagi Aruna, waktu justru mempertegas kekosongan yang ditinggalkan oleh Angkasa . Dua tahun telah berlalu sejak malam itu, malam ketika langit seakan ikut menangis bersama dirinya, saat suara terakhir yang ia dengar dari Angkasa adalah gemuruh hujan dan desah napas yang berakhir dengan senyap.