Dia
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Anna seorang santriwati di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur diam-diam tengah menaruh hati pada kang Rama, alumni pondok tersebut. Rama adalah lelaki yang tampan dan sopan, dengan kesopanannya itulah yang membuat banyak santriwati menyukainya. Namun, terbesit kabar bahwa Rita salah satu alumni pondok itu, juga menyukai Rama dan kabarnya mereka saling menyukai, akankah cinta Anna terbalaskan? Atau ia harus bisa merelakan Rama bersama Rita?
All Rights Reserved
#280
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • Dua Insan Yang Saling Mencintai
  • Syaqila Fatimah
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Cintaku Terhalang Dinding Penjara Suci
  • takdir cinta anak pesantren (TAMAT)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Takdir Cinta

Keluarga dengan 7 anak yang berbeda karakter. Dari si sulung yang tinggi bak tiang listrik, tak banyak bicara, tapi suka menganggap dirinya keren, anak kedua yang pandai kali bicara, banyak kawan, semua sudut kota sudah ia jelajahi, ketiga yang paling bandel, banyak idenya, tapi paling bersih dan rapi dari semua saudara perempuannya, keempat yang paling pendiam seribu bahasa, bisa bertahan di kamar seorang diri selama satu pekan bermodal handphonenya, si kelima, si ketua kelas tiap tahun, paling sat set, tanggap dengan banyak peluang mencari uang dari sudut pasar manapun, si keenam halus bahasa jawanya, sulit senyum lemahnya, akhir-akhir ini suka sekali selfie dengan ponsel barunya, paling bontot, anak kesayangan ibu, karena ia lahir dengan pengasuhan ibu, apakah bapak sudah tiada? masih. Tapi, hanya ia, satu-satunya anak di keluarga kami yang belum pernah keliling kota bersepeda ria dengan bapak, dan satu-satunya anak di keluarga kami yang tidak pernah absen sholat shubuh jamaah di masjid, semenjak ia bisa menggunakan sarung sendiri Buku ini, kumpulan kisah dari alumni santriwati Pondok Pesantren di Jawa Timur. Pondok Modern Darussalam Gontor. Pondok Pesantren yang telah berdiri sekian tahun. Kami bukan keluarga dengan darah biru, keluarga biasa (bahkan terbilang miskin dalam status kelurahan) dengan bapak pensiunan wiraswasta usaha sewa buku, ibu dengan dagangan bubur bayi dan ayam tiap pagi. Bapak selalu mengulang nasihatnya, tak meminta kami menjadi kaya raya, bapak hanya meminta kami selalu menjaga persaudaraan, senantiasa di jalan pendidikan, bagaimanapun caranya, jangan jauh dari ilmu. Ketika sampai di pencarianmu, semoga kamu berhenti sejenak, ada banyak kisah mengharu biru disini, bukan membuatmu menangis. Tapi, mengajakmu bahwa, banyak kebaikan dan keajaiban manusia di alam raya. Ayo, kita rayakan bersama

More details
WpActionLinkContent Guidelines